Beranda Metropolis Dari Kemang Raya hingga Alun-Alun Depok

Dari Kemang Raya hingga Alun-Alun Depok

0
Dari Kemang Raya hingga Alun-Alun Depok
ATRAKSI: Anggota komunitas Kongaroo menunjukan kebolehannya dalam melakukan gerakan parkour d sebuah turnamen parkour, beberapa waktu lalu. Foto : IST
ATRAKSI: Anggota komunitas Kongaroo menunjukan kebolehannya dalam melakukan gerakan parkour d sebuah turnamen parkour, beberapa waktu lalu. Foto : IST

RADARDEPOK.COM – Menjalani olahraga Parkour memang tampak sulit dan berbahaya bagi yang tidak ahli. Namun, menurut Ketua Komunitas Kongaroo, Raden Pranaya Didva Ramadhan mengatakan, olahraga ini tidak sesulit dan seseram yang dibayangkan. Jika dilakukan dengan teknik yang benar, disertai latihan rutin, maka akan lebih terarah.

Laporan: Indra Abertnego Siregar

Konsep keseimbangan dan keakuratan lompatan dari satu titik ke titik lain jadi syarat mutlak dalam olahraga Parkour ini. Sehingga bisa menampilkan estetika dan keamanan pelaku Parkour.

Ketua Komunitas Kongaroo Depok, Raden Pranaya Divda Ramadhan menuturkan, anggotanya rutin melatih gerakan dasar Parkour walaupun banyak di antara mereka yang sudah ahli, menguasai banyak gaya dan variasi loncatan.

Setiap pertemuan mereka melakukan beberapa gerakan dasar seperti jumping melatih presisi lompatan, serta keseimbangan mereka. Selain itu, mereka juga rutin melatih gerakan landing atau pendaratan.

“Kalau landing dari tempat tinggi dianjurkan menggunakan gerakan yang namanya rolling, atau berguling mengurangi impact tekanan akibat loncatan. Jika dilakukan di tempat pendek biasanya hanya dengan bantuan tangan atau ujung kaki (presisi),” ucap Adan—biasa ia disapa—kepada Radar Depok.

Soal tempat latihan, Adan mengatakan olahraga parkour merupakan olahraga yang bisa dilakukan di mana saja sebab, apapun bisa dijadikan sebagai obstacle atau rintangan untuk melakukan gerakan parkour, seperti bebatuan besar, tembok ataupun tangga.

“Tapi memang kami juga punya base atau tempat sebagai titik kumpul berlatih,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, Kongaroo memiliki beberapa base di antaranya Kemang Raya, Cilodong yang diberinama Kongaroo Park, lalu di Balairung Universitas Indonesia (UI), lalu di alun – alun Kota Depok.

“ Kongaroo Park itu indoor, jadi kita gunakan untuk latihan trik, di Balairung UI itu outdoor kita gunakan untuk latihan fik dan gerakan dasar, kalau di alun – alun kita kita gunakan sarana Skate Parknya sebagai tempat latihan fisik juga,” bebernya. (bersambung)