MELENGKAPI BERKAS : Sejumlah siswa dan orang tua murid saat melengkapi pemberkasan dalam tahap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Depok, Kecamatan Pancoranmas, beberapa waktu lalu. Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MELENGKAPI BERKAS : Sejumlah siswa dan orang tua murid saat melengkapi pemberkasan dalam tahap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Depok, Kecamatan Pancoranmas, beberapa waktu lalu. Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 menyisakan masalah pelik. Sebab itu harus diselesaikan secara bijak, tanpa mengorbankan calon siswa jenjang pendidikan sekolah menengah atas yang ingin masuk ke SMA Negeri.

Anggota DPRD Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmat meminta agar Dinas Pendidikan Jawa Barat (Jabar) untuk menambah kelas X, guna menambah daya tampung penerimaan siswa baru di tiap sekolah.

“Saya selaku anggota dewan dari dapil Kota Depok – Kota Bekasi meminta Disdik Jabar untuk mencarikan solusi terbaik. Salah satunya dengan menambah kelas,” kata politikus PAN itu kepada Radar Depok, Selasa (9/7).

Sebab, menurut dia, dengan sistem zonasi sekarang, banyak siswa yang kebetulaan jarak rumahnya jauh dari sekollah, sangat kecil atau bahkan tidak memiliki peluang untuk masuk ke sekolah negeri.

Hal tersebut ditambah parah dengan masih kurangnya sarana dan prasarana SMA Negeri di Kota Depok. “Tiap kecamatan di Depok masih ada yang belum memiliki SMA negeri. Seperti di Beji, peluang mereka masuk ke SMA negeri bagaimana,” tegas Bang Has-sapaanya-.

Selain itu, sambung Bang Has, untuk SMP negeri di Depok, ia mengimbau DPRD Kota Depok, khususnya Komisi D agar dapat menaikkan jumlah daya tampung siswa di tiap SMP negeri, yang ada di 11 kecamatan di Kota Sejuta Maulid.

“Bisa ditambah, dari 32 siswa dinaikan menjadi 34 atau maksimal 36 orang tiap kelas. Permasalahan ini kan timbul akibat sistem zonasi, dimana jumlah sekolah masih belum merata, maka banyak anak-anak kita yang tidak bisa masuk sekolah negeri,” ucap Bang Has. (cky)