JAKARTA – Klub-klub yang berkompetisi pada Liga 1 2019 harus bersiap menghadapi jadwal padat hingga akhir musim. Sebab, mulai akhir Agustus nanti, timnas senior mulai fokus pada persiapan kualifikasi Piala Dunia 2022.

Manajer Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Asep Saputra mengatakan, sejak awal musim pihaknya sudah menyiapkan kalender kompetisi yang dijadwalkan berakhir pada 22 Desember.

Di dalam jadwal itu sudah ada agenda FIFA matchday, termasuk training camp yang dibutuhkan oleh Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy.

Akan tetapi, ketika kompetisi sudah berjalan, banyak variabel yang membuat jadwal awal itu berubah. Terutama karena bergulirnya babak delapan besar Piala Indonesia. Fase ini diikuti hampir setengah kontestan Liga 1 2019.

’’Akhirnya konsekuensinya ke tim, terutama masalah recovery. Yang jadi masalah, di babak delapan besar Piala Indonesia lalu tidak ketahuan siapa yang lolos. Itu yang membuat  kami sulit memutuskan jadwal baru,’’ ujarnya.

Menurut kalkulasi Asep, pada putaran kedua nanti hanya tersisa 12 pekan. Oleh karena itu, sebanyak 17 laga untuk satu tim di putaran kedua harus dituntaskan dalam 12 pekan.

”Itu (12 pekan) belum termasuk FIFA matchday, ada tiga pekan. Kurangi saja, lalu untuk training camp. Mau tidak mau kami harus memutar otak untuk itu. Persiapan timnas maksimal, tim tidak ada yang dirugikan,’’ tuturnya.

Menurutnya, jika mencari jadwal ideal, kompetisi saat ini sudah tidak mungkin terjadi. Artinya, klub-klub harus menerima konsekuensi bertanding dalam jadwal yang sangat padat.

’’Kalau musim ini selesai Februari bisa ideal, tetapi kan tidak mungkin,’’ katanya.

Pelatih Timnas McMenemy sendiri sudah paham bagaimana rumitnya jadwal ke depannya.

Karena itu, agar klub BISA menikmati jasa pemain untuk timnas, mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut sudah punya program tersendiri. Yakni melakukan medical check-in dan check-out untuk pemain yang dipanggilnya.

’’Karena ketika memanggil pemain dalam kondisi yang baik, kami mengembalikan ke klub dalam kondisi yang baik juga,’’ terang Simon.

Sementara itu, Sekjen PSSI Ratu Tisha menjelaskan jadwal Liga 1 hanya akan berubah pada pekan ke-18 hingga ke-34 saja. Sebab, para pemain akan mulai dipanggil ke timnas untuk TC pada 21 Agustus mendatang.

’’Konsekuensinya ada beberapa pertandingan yang harus berubah, ada yang digeser karena ketika dipanggil masih belum masuk waktu FIFA matchday. Jadi liga tidak bisa berhenti,’’ ujarnya. (jpnn/red)