Beranda Politika Kader Diminta Lingkari Tiga Nama

Kader Diminta Lingkari Tiga Nama

0

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) PKS Kota Depok untuk menampung aspirasi kader dalam menghadapi Pilkada Depok 2020, akan dihelat pada Minggu (7/7).

Mekanismenya, peserta Pemira akan memilih tiga nama kader yang terdapat di surat suara dengan melingkari nomor urutnya. “Penjaringan sudah. Diambil sekitar 8 sampai 10 orang. Itu yang akan kami Pemira-kan. Pemira itu dilaksanakan di tiap kecamatan, jadi ada 11 TPS nanti,” kata Ketua Panitia Pemira Pilkada Kota Depok 2020, TM Yusufsyah Putra kepada Radar Depok, Rabu (3/7).

Sekum DPD PKS Kota Depok ini mengungkapkan, pelaksanaannya sendiri 7 Juli 2019, mulai pukul 08:00 WIB sampai 16:00 WIB. Sedangkan, mekanisme pemilihannya sama seperti di tempat memungutan suara (TPS) untuk surat suara pemilu.

“Bedanya, nanti tidak dicoblos. Jadi, kader memilih tiga nama yang terdapat di surat suara dengan melingkari nomor urut peserta, harus memilih tiga nama, tidak kurang tidak lebih,” ujar dia.

Anggota DPRD Kota Depok terpilih dari Dapil 2 (Beji, Cinere, Limo) ini mengatakan, pihaknya menyiapkan 6.900 lembar surat suara. Jumlah tersebut sudah termasuk surat suara cadangan sebanyak 2 persen dari jumlah pemilih.

“Mekanisme pemilihannya di TPS persis dengan Pemilu, dimana terdapat panitia penyelenggara, bilik pemilihan, kotak suara. Namun, durasinya lebih panjang, karena sampai pukul 16:00 WIB, memilihnya dengan dilingkari  dan juga pilih tiga nama,” kata pemilik 5.942 suara di Dapil 2 itu.

Mengingat Pemira merupakan mekanisme partai yang harus dipenuhi, dirinya mengharapkan agar seluruh kader yang terdaftar di tiap DPC dapat berpartisipasi dan berkontribusi sesuai dengan keinginan masing-masing.

Sebab, Pemira tersebut sebagai rujukan ke DPP untuk menentukan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok di Pilkada 2020.

“Nanti kita lihat, sekitar 6.000 suara ini memilih ke siapa saja dan akan dilaporkan secara berjenjang hingga ke DPP. Ini kan mengukur elektabilitas kader internal PKS juga. Tapi, ketika pilihan dari kader tidak dijadikan calon oleh DPP, mereka pun harus legowo,” terangnya.

Ia menambahkan, jika bakal calon yang masuk Pemira tidak dipilih DPP, PKS Depok harus menerima. Sebab, di DPP memiliki majelis syuro untuk memutuskan. Namun, ia berharap calon yang dipilih bisa diambil dari hasil yang masuk bursa Pemira.

“Pemira juga kan menyuarakan aspirasi dari kader PKS di Kota Depok. Mohon doanya agar Pemira kami berlangsung dengan lancar dan sukses,” pungkasnya. (cky)