Lebih Baik Disebut Parkir Khusus Perempuan

In Politika
Imam Turidi

RADARDEPOK.COM, DEPOK Anggota DPRD Kota Depok terpilih dari Dapil 2 (Beji-Cinere-Limo), Imam Turidi memberi komentarnya soal parkiran motor terpisah (pria dan perempuan) di RSUD Kota Depok. Menurutnya, kebijakan itu memiliki manfaat. Tapi perlu juga melihat berbagai aspek dan mempertimbangkan dampak sosialnya.

Karenanya, Politikus PDI Perjuangan ini menyarankan agar kebijakan parkir yang tengah viral itu, mempergunakan kelimat yang lebih cocok. Seperti parkir khusus perempuan. Hal serupa yang terjadi di gerbong commuterline.

“Disediakan khusus perempuan, dengan dipisah antara parkir perempuan dan pria itu beda persepsinya. Kalau disediakan lebih kepada melayani dan mengkhususkan. Sedangkan jika dipisah, lebih pada memaksakan aturan,” kata Imam kepada Radar Depok, Kamis (11/7).

Ia menuturkan, pembuatan aturan dan aturan itu sendiri perlu dikaji, agar lebih baik lagi. Misalnya dalam penggunaan kalimat tadi. Sehingga, tidak menimbulkan kontroversi atau ada yang dirugikan dalam aturan tersebut.

“Jangan sampai menimbulkan persepsi yang bukan-bukan dari masyarakat. Makanya pertimbangkan aspek sosial, budaya, agama, keamanan, administratif, tata kelola perparkiran dan lainnya. Harus dilihat dan dikaji lagi. Bisa pakai asas kondisional. Tidak harus kaku terhadap aturan,”  ujarnya.

Lebih lanjut, ujarnya, ada beberapa aspek yang harus digali lebih lanjut, seperti landasan hukumnya, baik berupa Undang-Undang, Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Walikota (Perwal) dan lainnya.

“Kemudian, gali lagi, apa alasan filosofis yang membuat aturan parkir harus terpisah. Selain itu, politik hukum apa yang ingin dicapai atas pembagian atau pemisahan parkir tersebut,” tuturnya.

Sebagai warga Depok, dia menyarankan, alangkah baiknya jika Pemkot Depok maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dalam menerapkan aturan tentu harus melihat asas dan melihat banyak hal. “Harus dibahas lebih jelas detail, sehingga tidak terkesan penerapan aturan yang dadakan dan kurang matang pertimbangan. Aturan akan baik dan banyak membawa manfaat jika dalam proses pembuatan dikaji dengan matang,” pungkasnya. (cky)

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu