KOTOR: Kondisi Jalan Vila Santika dibiarkan berantakan, dengan sisa galian yang dilakukan pengembang. Foto : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
KOTOR: Kondisi Jalan Vila Santika dibiarkan berantakan, dengan sisa galian yang dilakukan pengembang. Foto : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Pembangunan saluran detan Jalan Villa Santika, Kelurahan Grogol, Limo, dinilai bikin macet. Pasalnya, pengerjaan saluran tersebut memakan badan jalan, sehingga mengganggu aktifitas masyarakat.

Pantauan Harian Radar Depok, aktifitas di Jalan Vila Santika tidak nyaman. Sisa galian pengerjaan saluran dibiarkan di bahu jalan. “Bikin macet, pengerjaannya asal asja, masa sisa galian, sama material pembangunan dibiarkan di bahu jalan,” kata warga RT7/10, Grogol, Jamal kepada Radar Depok.

Dengan kondisi lalu lintas yang padat, tak ayal menjadikan lalu lintas Jalan Vila Santika macet. “Ini kan juga dilintasi kendaraan proyek, tentu membuat lalu lintas macet,” ujar Jamal.

Dia meminta, pembangunan saluran jangan malah menambah masalah dengan kemacetan. “Saya juga meminta agar kontraktor tidak menaruh bahan material sembarangan, apalagi sampai menggagu aktifitas warga,” tegas Jamal.

Hal serupa terjadi di Jalan Cemara, Kelurahan Grogol. Pengerjaan yang dilakukan terkesan lambat. Belum lagi galian untuk membuat saluran air, dibiarkan terbuka begitu saja, padahal galian tersebut tepat disisi jalan.

Ketua RT4/11, Vila Mutiara Cinere, Yunus meminta kepada pemborong, agar supaya secepatnya menyelesaikan pekerjaan saluran air. “Dikhawatirkan akan ada korban jika terlalu lama galiannya dikerjakan. Karena jalan yang melintasi Perumahan VMC dan Rawa Kalong sangat padat dilewati para pengendara setiap harinya,” kata Yunus.

Menimpali hal ini, Kepala Dinas PUPR Depok, Dadan Rustandi mengaku, sudah tegur pelaksana proyek agar segera diselesaikan pekerjaan saluran air, di Jalan Cemara. “Sudah kami tegur pihak Pelaksananya,” singkat Dadan.

Seperti diketahui, proyek saluran air yang didanai APBD Kota Depok Tahun 2019, merupakan proyek penunjukan langsung yang berada di Unit Pelaksana Teknis Wilayah 1, Jalan Lingkungan. (rub)