LANTIK: Iradatan Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, mengadakan rapat kerja disalah satu lokasi wisata diwilayah Kabupaten Bogor. Minggu (7/7). Foto : DICKY/RADARDEPOK
LANTIK: Iradatan Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, mengadakan rapat kerja disalah satu lokasi wisata diwilayah Kabupaten Bogor. Minggu (7/7). Foto : DICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Menciptakan generasi muda yang berkembang dan memiliki kegiatan positif, Ikatan Remaja Musala Darutaqwa (Iradatan), Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, mengadakan pelantikan pengurus periode 2019-2022. Iradatan akan memfokuskan diri dengan mengembangkan UKM sesuai rapat kerja yang telah dibentuk.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Suasana pegunungan diwilayah Kabupaten Bogor, menjadi tempat yang dipilih anggota Iradatan, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan. Sejumlah anggota Iradatan tampak mengemukakan pendapatnya pada rapat kerja untuk langkah kedepan Iradatan.

Ketua Iradatan, Adkwar Ismiananur mengatakan, usai dilakukan pergantian pengurus Iradatan, pihaknya dipilih untuk menjadi ketua Iradatan periode 2019-2022. Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan dan pengalaman kepada pemuda untuk menimba ilmu dan pengalaman dalam berorganisasi.

“Kami melakukan pelantikan pengurusan yang disaksikan sejumlah pengurus lingkungan dan pembina Iradatan,” ujar pria yang kerap disapa Koang.

Koang mengungkapkan, setelah dinyatakan sah untuk menjalankan tongkat estafet pengurusan Iradatan, Koang melaksanakan rapat kerja bersama anggota Iradatan untuk merumuskan dan membahas sejumlah program kerja. Nantinya program kerja tersebut dapat dijadikan pengembangan anggota dan kegiatan Iradatan yang bersentuhan dengan masyarakat.

Rencana kedepan, lanjut Koang Iradatan akan mengembangkan UKM dan kegiatan sosial. Pengembangan UKM, akan dititik beratkan dengan menggunakan lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif dengan ditanami sayuran. Pengembangan sosial akan melaksanakan dan menggerakan kebersihan lingkungan masyarakat.

“Nantinya hasil dari penanaman akan disimpan untuk uang kas Iradatan,” tutup Koang. (*)