Beranda Metropolis PIN Pendaftar Sempat Tak Terdeteksi

PIN Pendaftar Sempat Tak Terdeteksi

0
PIN Pendaftar Sempat Tak Terdeteksi
MELAKUKAN PENDAFTARAN : Sejumlah orang tua dan calon siswa saat melakukan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 2 Depok, Jalan Bangau Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (4/7). Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MELAKUKAN PENDAFTARAN : Sejumlah orang tua dan calon siswa saat melakukan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 2 Depok, Jalan Bangau Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (4/7). Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri jalur zonasi dimulai kemarin (4/7) hingga hari ini. Antusiasme orangtua untuk mendaftarkan anaknya sudah terlihat dari depan gerbang sekolah, bersama sang anak mereka mendatangi ruangan yang telah disediakan oleh pihak sekolah untuk masing-masing jalur pendaftaran.

Suasana di SMP Negeri 2 Depok, ruangan PPDB jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) sama seperti tahun sebelumnya ramai pendaftar. Sekitar 60 calon siswa mendaftar melalui jalur tersebut. Namun, ada juga yang menjadi perhatian pada jalur zonasi regular. Dimana orangtua tetap memenuhi ruang pendaftaran, padahal diketahui siswa yang mendaftar melalui jalur ini bisa melakukan di rumah karena bersifat online.

Salah satu orangtua pendaftar, Aris mengaku terpaksa ke sekolah karena mengalami kendala saat mendaftarkan anaknya melalui komputer di rumah. Kendalanya adalah tidak dapat memasukkan PIN dan atau nomor perserta ujian sang anak saat Login di akun pendaftaran PPDB Kota Depok.

“Saya takut anak ngga bisa daftar akhirnya ke sekolah minta masukkin datanya oleh operator. Alhamdulillah bisa, ternyata PIN-nya bermasalah, dan akhirnya diganti dengan PIN baru,” kata Aris selaku orangtua Agha siswa MI Al Muqorrobin, ditemui di SMPN 2 Depok, kemarin.

Berbeda dengan Aris, Maryati warga Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya juga mendaftarkan anaknya pada PPDB tahun ini. Namun dirinya mendaftar ke SMP Negeri 4 Depok yang tidak jauh dari rumahnya. Dia mengaku sampai begadang saking antusias dan momentum ini juga menjadi pengalaman pertama untuknya.

“Sistem PPDB online bisa diakses mulai pukul 00:00 Kamis (4/7) saya langsung masukkan PIN yang didapat dari sekolah asal. Alhmdulillah bisa, dan sekarang tinggal mengikuti proses seleksi dipantau melalui sistem,” ujarnya.

Tidak semulus jalan kedua orangtua tersebut, Ekasanti yang juga warga Sukmajaya harus menelan kesedihan karena sang anak tidak masuk di sekolah pilihan pertama, yakni SMP Negeri 4 Depok. Sebab nilai sang anak harus terlempar lebih dulu pada hari pertama PPDB zonasi regular berjalan. “Akhirnya saya coba login (masuk) lagi daftar ke SMPN 22 tetap tidak masuk, dan sekarang putus asa ngga tahu mau daftar dimana. Soalnya sekolah negeri terdekat hanya SMPN 4 dan SMPN 22 Depok,” terang Ekasanti.

Terkait adanya kendala tidak bisa digunakannya PIN saat mendaftar online jalur zonasi regular. Sekretaris PPDB Kota Depok, Bahrudin mengakui adanya kendala itu. Namun pihaknya sudah menginstruksikan kepada operator seluruh sekolah untuk membantu orangtua pendaftar untuk mendapatkan PIN baru.

“Iya ada orang tua siswa juga yang datang ke Dinas Pendidikan, sudah diinstruksikan kepada operator sekolah tujuan untuk mengeluarkan PIN baru dan membantu mendaftarkan anak tersebut,” paparnya.

Diketahui, proses pelaksanaan PPDB sistem zonasi dilaksanakan selama dua hari 4-5 Juli 2019. terdapat enam jalur pendaftaran, yakni zonasi regular, anak berkebutuhan khusus (abk), anak pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), prestasi lokal, siswa tidak mampu, dan luar kota.

“Untuk melihat posisi anaknya yang mendaftar sistem online dapat langsung dipantau di rumah melalui internet di depok.siap-ppdb.com. Apabila sudah tidak tercatat anaknya di sekolah tujuan pertama, bisa kembali masuk pilih sekolah lainnya sampai Jumat (5/7) pukul 23:59,” pungkas Bahrudin. (san)