Beranda Metropolis Raih Rekor MURI, Tak Se-Ekstrim Kelihatannya

Raih Rekor MURI, Tak Se-Ekstrim Kelihatannya

0
Raih Rekor MURI, Tak Se-Ekstrim Kelihatannya
KOMPAK: Anggota komunitas Kangaroo saat diundang ke stasiun televisi swasta. Foto : IST
KOMPAK: Anggota komunitas Kangaroo saat diundang ke stasiun televisi swasta. Foto : IST

RADARDEPOK.COM – Komunitas Kangaroo ternyata memiliki prestasi yang layak diacungi jempol, di kancah olahraga parkour di Indonesia.  Segudang prestasi pernah mereka raih di ajang turnamen parkour di berbagai daerah.

LAPORAN: INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Parkour masih terhitung olahraga yang baru di Indonesia, jika dibandingkan dengan olahraga lain seperti sepak bola, basket atau voli yang sudah tersohor sejak lama. Sehingga, kata Ketua Kangaroo, Raden Pranaya Didva Ramadhan, belum ada turnamen parkour di tingkat nasional.

“Di Indonesia adanya turnamen regional yang diadakan masing-masing daerah. Terakhir yang turnamen yang kami ikuti itu Parkour Fest Surabaya, event parkour Tagihan dan event-event lainya,” kata pria yang akrab disapa Adan ini.

Bisa dikatakan, di seluruh event parkour regional yang pernah diadakan, Kangaroo pasti memboyong tropi. “Senior-senior Kangaroo banyak menorehkan prestasi di setiap turnamen,” ucapnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, Kangaroo menorehkan prestasi yang jauh lebih mencengangkan. Salah satu anggota Kangaroo mampu memecahkan Rekor MURI 21 kali backflip di tembok/wall flip. “Rekor MURI itu diraih teman kami bernama Ibnu Rusdi,” bebernya.

Dengan adanya capaian rekor itu, menambah deretan prestasi komunitas loncat-loncat Kota Depok Ini. Dia menambahkan, saat ini anggota Kangaroo berjumlah 21 orang, dan tiga diantaranya adalah wanita. “Olahraga ini bisa dilakukan semua kalangan,” ungkapnya.

Komunitas Kangaroo membuka pintu lebar-lebar bagi muda mudi Depok, yang ingin bergabung dengan mereka melakoni olahraga lompat-lompat ini. “Kita gak ada syarat khusus, cukup datang ke tempat latihan nanti akan kami bimbing. Tentunya akan dibimbing oleh pelatih profesional,” tambahnya.

Selain itu, menurutnya olahraga parkour merupakan olahraga yang tidak memerlukan peralatan yang banyak. Sehingga olahraga itu semakin mudah untuk ditekuni. “Perlengkapan parkour juga simpel, hanya butuh tubuh dan sepatu untuk latihan outdoor,” jelasnya sambil tertawa.

Meski tergolong olahraga yang agak ekstrim, Adan meyakinkan masyarakat bahwa olahraga ini tidak seseram yang terlihat. “Mungkin orang awam liatnya serem lompat genteng sana lompat genteng sini, kalau udah tahu teknik dan cara melakukan gerakan yang benar itu akan terasa aman, ” tutupnya.(*)