PANDANGAN : Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono saat menyampaikan pandangan dalam Rapat Pansus VII yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jabar, Senin (8/7). Foto : RICKY/RADAR DEPOK
PANDANGAN : Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono saat menyampaikan pandangan dalam Rapat Pansus VII yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jabar, Senin (8/7). Foto : RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Jawa Barat terus berbenah untuk memajukan wilayahnya, terutama di sektor pariwisata. Salah satunya dengan menggulirkan anggaran Rp295,5 miliar untuk pengembangan wisata yang ada bumi pasundan.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono mengatakan, Jawa Barat punya konsep bagus tentang semua kegiatan untuk diarahkan ke sektor kepariwisataan. Tentu agar lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang singgah.

“Karena, semakin banyak wisatawan datang ke Jabar, semakin bagus pertumbuhan ekonomi dan PAD Jabar,” kata Imam Budi Hartono kepada Radar Depok, Senin (7/8).

Kata Bang IBH-sapaannya-Pemprov Jabar tidak main-main dalam pengembangan ekonomi wilayah di sektor pariwisata. Bahkan, di 2019, Jabar menargetkan ada 1.830.000 wisatawan mancanegara dan 48 juta wisatawan lokal.

“Dengan jumlah wisatawan sebanyak itu, bisa dibayangkan perputaran ekonomi di satu destinasi wisata di Jabar, sangat mendongkrat perekonomian dan PAD Jabar sendiri,” tuturnya.

Ia mencontohkan, pengembangan kawasan yang dilakukan Jabar di 2019, seperti di Kota Depok untuk penataan dan revitalisasi Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis dengan nilai Rp30 miliar lebih, serta di Kota Bekasi, yakni di Kali Malang sebesar Rp40 miliar.

“Total dua proyek tersebut sudah Rp70 miliar lebih,” ungkapnya.

Sedangkan, untuk keseluruhan, Jabar sendiri memploting anggaran sebesar Rp295,5 miliar, jumlah tersebut khusus untuk pengembangan wisata di provinsi yang memiliki 27 kabupaten/kota.

IBH menambahkan, hal ini ditunjang dengan fasilitas transportasi yang sudah kian lengkap di Jabar. Seperti halnya Bandara Kertajati yang dibangun dan diresmikan di era kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan.

“Kang Aher (Gubernur sebelumnya) sudah membangun pondasinya, tinggal meneruskan apa yang telah dibangun. Dengan penataan yang optimal ditunjang dari fasilitas transportasi yang memadai, peningkatan ekonomi di Jabar adalah sebuah keniscayaan,” pungkasnya. (cky)