Foto : Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Depok, Rudi Samin
Rudi Samin, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK MPC Pemuda Pancasila Depok bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Kinasih Resort, Rabu (10/7). Hal tersebut diungkapkan Ketua MPC PP Kota Depok, Rudi Samin saat dijumpai Radar Depok di markasnya, di Jalan Boulevard, Cluster Alamanda, Kelurahan Kalibaru, Cilodong, Senin (8/7).

“Memang benar, kami akan menggelar Muscab 10 Juli besok. Kalau masalah calon dan mencalonkan, itu hak dari SC dan OC selaku panitia,” ujarnya kepada Radar Depok.

Dia hanya ingin agar SC dan OC agar tidak berpihak kepada calon siapapun atau netral. “Serta jangan melihat saya sebagai Ketua MPC. Saya pun tidak pernah mengintervensi tugas mereka. Silahkan menjalankan sesuai peraturan organisasi dan AD/ART PP,” kata dia.

Ditanya terkait peluangnya mencetak hattrick (tiga kali berturut) sebagai Ketua MPC PP Kota Depok, Rudi mengatakan, dirinya diharapkan maju kembali dan memimpin empat tahun kedepan.

“Saat ini saya sudah bicara dengan kader utama dan madya, tapi pada umumnya mereka belum siap untuk mencalonkan, masih tetap meminta saya untuk tetap memimpin PP di Kota Depok. Mereka yang punya tiket, saya mempersilahkan, siapapun boleh mencalonkan sebagai Ketua MPC asal sesuai aturan,” katanya.

Dirinya pun sudah mengungkapkan, jika dirinya sudah mendorong kader yang lain untuk maju. Bahkan, ia sudah mengatakan ke kader utama dan madya yang lain, jika selamanya ia memegang PP Kota Depok, tentunya regenerasi di PP Kota Depok.

“Artinya tidak ada pengganti saya nanti, belum dicoba kok sudah takut,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, syarat maju bursa Ketua MPC adalah minimal telah melaksanakan kaderisasi dan memiliki sertifikat kaderisasi, diutamakan untuk Ketua MPC adalah kader madya, sesuai jenjangnya. Sedangkan, kader pratama sebagai ketua PAC dan ranting.

“Itu sesuai aturan. Di Depok sendiri kader madya ada lima orang, kalau saya kader utama. Dalam AD/ART PP pasal 21 menjelaskan, kader itu tingkatannya mulai dari pratama, madya dan utama, itu persyaratan mutlak yang tidak bisa ditawar,” paparnya.

Rudi menambahkan, pemilik hak suara di Muscab nanti adalah 11 PAC di 11 kecamatan, 1 MPC  dan 1 MPW. Namun, karena PAC Sukmajaya dibekukan, lantaran terjadi mal administrasi, sehingga total suara di Muscab nanti hanya 12 suara.

“Kalau nanti draw akan diadakan pemungutan ulang, jika tidak bisa juga maka akan diserahkan ke MPW untuk mengambil keputusan. Semoga Muscab PP Kota Depok berjalan dengan sukses,” pungkasnya. (cky)