Beranda Politika Santunan KPPS di Depok Beres

Santunan KPPS di Depok Beres

0
Santunan KPPS di Depok Beres
BELASUNGKAWA : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna didampingi jajaran Sekretariat KPU Kota Depok menyerahkan santunan kepada keluarga atau ahli waris KPPS yang meninggal saat menjalankan tugas di Pemilu serentak 2019. Foto : RICKY/RADAR DEPOK
BELASUNGKAWA : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna didampingi jajaran Sekretariat KPU Kota Depok menyerahkan santunan kepada keluarga atau ahli waris KPPS yang meninggal saat menjalankan tugas di Pemilu serentak 2019. Foto : RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasca menyerahkan santunan kepada dua keluarga atau ahli waris petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS), yang meninggal dunia saat bertugas dalam pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019, akhir bulan lalu. KPU Kota Depok kembali menyerahkan santunan ke dua keluarga korban lainnya.

Diketahui, empat petugas KPPS di Kota Depok yang meninggal, yakni Niman Muslim (Anggota KPPS TPS 15 Kelurahan Bedahan), Arin (Anggota KPPS TPS 10 Kelurahan Meruyung), Muh Rosidi (Anggota KPPS TPS 113 Kelurahan Mekarjaya), dan Ahmad Fauzi (Anggota KPPS TPS 65 Kelurahan Cipayung).

“Alhamdulillah, setelah tertunda beberapa waktu lalu, kami KPU Kota Depok hari ini (3/7) akhirnya dapat menyerahkan santunan kematian kepada seluruh keluarga. Hari ini kami berikan ke keluarga Ahmad Fauzi dan Arin,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna kepada Radar Depok, Rabu (3/7).

Ia mengungkapkan, santunan kematian yang pihaknya sampaikan ini, berasal dari KPU RI, setelah sebelumnya pasca Pemilu, KPU Kota Depok mengajukan ke pusat.

Santunan senilai Rp36 juta tersebut merupakan bentuk ungkapan bela sungkawa yang mendalam KPU kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Pada saat menyerahkan santunan tersebut, Nana juga menyampaikan belasungkawa dan rasa hormat kepada keluarga dan ahli waris para pahlawan demokrasi yang telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

“Mereka para pahlawan demokrasi yang gugur dalam bertugas. Semoga amal ibadah mereka dapat diterima di sisi Allah SWT,” katanya.

Untuk itu, Nana menyampaikan terima kasih kepada KPU RI dan pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian kepada para pahlawan demokrasi yang telah menyukseskan Pemilu serentak 2019.

“Kami juga berharap selanjutnya untuk bantuan santunan kematian ini juga bisa diterima oleh keluarga/ahli waris dalam waktu dekat dari lembaga atau instansi lain. Karena pengajuan santunan ini selain kami mengajukan kepada KPU RI, kami juga menyampaikan kepada Pemprov Jawa Barat melalui KPU Jawa Barat dan juga kepada Pemkot Depok,” tandasnya. (cky)