DAMAI : Anggota Satpol PP Bernardo Timbul bersalaman dengan pengamen Rahmat Saleh saat proses perdamaian di Kantor Satpol PP Kota Depok, Selasa (9/7). Foto : ARNET/RADARDEPOK
DAMAI : Anggota Satpol PP Bernardo Timbul bersalaman dengan pengamen Rahmat Saleh saat proses perdamaian di Kantor Satpol PP Kota Depok, Selasa (9/7). Foto : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Keributan kecil yang terjadi antara petugas Satpol PP dengan pengamen di kawasan GDC menemui titik terang. Langkah damai secara kekeluargaan dipilih sebagai solusi. Perdamaian ini dilakukan di Kantor Satpol PP Kota Depok, Selasa (9/7)

Adapun yang sempet berselisih, yakni Anggota satpol PP Kota Depok, Bernardo dan pengamen, Rahmat Saleh. Perdamaian dimediasi oleh Ketua LSM Kapok Kasno, Kabid Trantibmum Satpol PP Oting, serta dari Advokasi Pengamen Jalanan Asep S.

“Ya ada anggota yang dilaporkan (ke polisi). Alhamdulilah pelapor sudah mencabut, dan mulai hari ini mereka menjadi sahabat,” ungkap Oting.

Sementara itu, Ketua LSM Kapok Kasno hal ini justru membuat pelajaran bagi kedua belah pihak untuk lebih menghargai dan menjaga hak dan kewajiban. Sebab dari pertemuan ini mendapatkan hal positif.

“Keduanya bersepakat akan saling sinergi membantu satu sama lain, pengamen mempermudah pekerjaan Satpol PP, begitu juga sebaliknya,” kata Kasno saat menyambangi Radar Depok.

Disisi lain sebagai advokasi dari pelapor, Asep S menegasakan semuanya di mata hukum harus sama. Mempunyai hak dan dilindungi hukum. Akan tetapi, semuanya telah usai, jalur damai dan pencabutan telah kami lakukan.

“Laporan sudah kami cabut atas dasar kemauan dari korban juga. tidak ada lagi permasalahan semuanya tuntas hari ini,” tandas Asep. (arn)