PELATIHAN : Sejumlah remaja Kota Depok mengikuti program Sekolah Pra Nikah yang digagas oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO : DPAPMK FOR RADAR DEPOK
PELATIHAN : Sejumlah remaja Kota Depok mengikuti program Sekolah Pra Nikah yang digagas oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO : DPAPMK FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok memiliki program Sekolah Pra Nikah sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan keluarga di kota yang berikon belimbing dewa ini. Program yang digagas pada akhir 2018 lalu menargetkan sebanyak 250 muda-mudi Depok lulus sekolah pra nikah ini.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengemukakan, tujuan diadakan sekolah pra nikah ini untuk menyiapkan para calon ayah dan ibu menjadi orangtua yang tangguh. Supaya dapat membina rumah tangga yang baik dengan memperhatikan delapan fungsi keluarga.

“DPAPMK targetkan 250 orang remaja lulus sekolah pra nikah yang digagas Pemkot Depok untuk mewujudkan program unggulan Depok sebagai kota ketahanan keluarga,” ungkap Nessi kepada Radar Depok.

Dia menerangkan, dari 250 orang yang ditergetkan kini sudah berhasil meluluskan 150 remaja usia diatas 20 tahun, mereka terbagi dalam tiga angkatan. Dimana masing-masing angkatan berjumlah 50 peserta yang mengikuti sekolah pra nikah tersebut.

“Masih ada dua angkatan lagi yang bakal mengikuti sekolah pra nikah,” ujarnya.

Menurut Nessi sekolah pra nikah sangat penting untuk membina ketahanan keluarga. Sebab selain materi seputar dunia rumah tangga, peserta juga mendapat pengetahuan mengenai kekuatan ekonomi dari keluarga, kesehatan reproduksi, psikologis pernikahan, dan tumbuh kembang anak.

“Ketahanan keluarga berangkat dari makna pemahaman keluarga, ini harus dikasih asupan yang cukup. Dengan begitu untuk memulai masa depan mereka nantinya harus terencana dari sekarang,” pungkas Nessi. (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya