GENANG : Ketua RW8, Endang Yahya bersama Lurah Sawangan Baru, Cucu Suardi meninjau lokasi banjir di lingkugan RT2/8, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Rabu (28/8) malam. FOTO : DICKY/RADARDEPOK
GENANG : Ketua RW8, Endang Yahya bersama Lurah Sawangan Baru, Cucu Suardi meninjau lokasi banjir di lingkugan RT2/8, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Rabu (28/8) malam. FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

 

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGANBARU – Hujan deras yang melanda wilayah Kelurahan Sawangan Baru, Sawangan, menimbulkan titik banjir pada sejumlah lokasi, Rabu (28/8).

Misalnya, di lingkungan RW8 dan RW9. Tercatat dari banjir tersebut, sebanyak 35 rumah terendam.

Ketua RW8, Endang Yahya mengatakan, lingkungan RW8 dan RW9 beberapa tahun terakhir mengalami kebanjiran apabila hujan deras melanda wilayah tersebut. Banjir tersebut berasal dari luapan Kali Pesanggrahan karena tidak dapat menampung debit air sehingga meluap kepermukiman masyarakat.

“Banjir terjadi sekitar pukul 20.00 pada Rabu malam kiriman air dari Bogor di Kali Pesanggrahan,” ujar Endang kepada Radar Depok.

Endang menjelaskan, akibat luapan Kali Pesanggrahan sebanyak 35 rumah mengalami kebanjiran setinggi satu meter. 35 rumah tersebut dari RT2/8 sebanyak 15 rumah dan RT4/9 Perumahan Asri Sawangan sebanyak 20 rumah. Dikarenakan rumah masyarakat mengalami kebanjiran, sebanyak 50 orang mengungsi ke Musala Assalam.

Lebih jauh, Endang menduga, luapan air Kali Pesanggrahan selain disebabkan kapasitas air cukup besar, kerusakan pintu air Kali Pesanggrahan yang tidak kunjungi diperbaiki menjadi salah satu pemicu kebanjiran tersebut.

Padahal kerusakan pintu air tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok.

“Sebelumnya tidak mengalami kebanjiran karena waktu itu pintu air berfungsi dengan normal,” tutup Yahya. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya