IDENTITAS : Seorang anak menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA) di kawasan Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Senin (19/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
IDENTITAS : Seorang anak menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA) di kawasan Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Senin (19/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

DEPOK Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Depok terus dikebut oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok. Berdasarkan data disdukcapil, anak usia 0-16 tahun berjumlah 501.168 anak. Sedangkan yang baru memiliki KIA sekitar 140.578 anak atau sekitar 28 pesen.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah mengatakan, di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 pihaknya menganggarkan untuk 45.000 pembuatan kartu yang berfungsi untuk legalitas dan identitas anak tersebut.

“Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) semester 1 tahun 2019 dari 501.168 anak baru 140.578 yang sudah memiliki KIA. Sisanya 360.590 anak belum memiliki KIA,” kata Diarmansyah kepada Radar Depok, di Balaikota, Senin (19/8).

Penerbitan KIA di Depok sudah berjalan sejak 2016 silam, merujuk kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 Tahun 2016 tentang KIA yang berlaku secara nasional. Serta diperkuat dengan Peraturan Walikota Depok Nomor 12 Tahun 2017 tentang Kartu Identitas Anak.

Diarmansyah menuturkan, pembuatan KIA mirip dengan e-KTP dimana proses pembuatannya di kantor kelurahan. Di samping itu juga fungsi dan kegunaannya pun juga sama, yakni sebagai identitas dan legalitas kewarganegaraan.

“Bedanya ada pada kartu usia 0-5 tahun tidak pakai foto, sedangkan usia 5-16 tahun pakai foto. Dan KIA bisa digunakan untuk meringankan biaya pembayaran fasilitas di mitra kerja Pemkot Depok,” tuturnya.

Guna mencapai target seluruh anak Depok memiliki KIA, Disdukcapil akan membuat skala prioritas dengan mendahulukan anak-anak yang akan masuk SD dan SMP untuk mendapatkan KIA. Karena ada wacana bahwa pada 2020 mendatang, KIA menjadi syarat utama dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Rencananya kami akan menggandeng Dinas Pendidikan dan ketua lingkungan di masing-masing kecamatan/kelurahan untuk mendata anak-anak yang berusia masuk sekolah baik SD dan SMP,” pungkas Diarmansyah. (rd)

 

Program KIA Kota Depok :

– Anak usia 0-16 tahun di Kota Depok berjumlah 501.168 jiwa

– Yang memiliki KIA sekitar 140.578 anak atau sekitar 28 pesen

– 360.590 anak belum memiliki KIA

– Pada APBD 2019 disdukcapil menganggarkan untuk pembuatan 45.000 KIA

– Penerbitan KIA di Depok sudah berjalan sejak 2016

– Merujuk kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 Tahun 2016 tentang KIA yang berlaku secara nasional. Serta diperkuat dengan Peraturan Walikota Depok Nomor 12 Tahun 2017 tentang Kartu Identitas Anak.

– Pembuatan KIA mirip dengan e-KTP. Di kantor kelurahan

– KIA bisa digunakan untuk meringankan biaya pembayaran fasilitas di mitra kerja Pemkot Depok

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya