BAGIKAN : Walikota Depok Mohammad Idris memberikan santunan kematian kepada ahli waris. FOTO : DOK. RADAR DEPOK
BAGIKAN : Walikota Depok Mohammad Idris memberikan santunan kematian kepada ahli waris. FOTO : DOK. RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ahli waris yang sudah mengajukan periode Februari hingga Mei 2019, siap-siap datang ke Pemkot Depok. Mulai Senin (12/8), sedikitnya 684 ahli waris akan diberikan santunan kematian yang masuk dalam tahap dua.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Tri Redjeki mengatakan, setiap ahli waris menerima santunan sebesar Rp2 juta. Dimana yang mendapat santunan kematian ini warga pra sejahtera dan memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) APBD dan APBN.

“684 jiwa ini semasa hidup dibiayai oleh pemerintah, sehingga berhak mendapatkan santunan kematian. Kami mencairkan santunan sebesar Rp1.368.000.000,” kata Kiki-sapaan akrab Tri Redjeki kepada Radar Depok, Rabu (7/8).

Untuk mendapatkan santunan kematian juga harus terpenuhi beberapa persyaratan.  Seperti memiliki KTP elektronik (e-KTP) Depok, KIS atau Kartu Peserta Program Keluarga Harapan, Kartu Perlindungan Sosial, dan Kartu Indonesia Pintar.

Pemberian santunan kematian ini diperkuat dengan Peraturan Walikota Depok Nomor 28 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemberian Santunan Kematian. Sebelum mendapat santunan, ahli waris harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada masing-masing kelurahan.

“Pihak kelurahan memverifikasi data yang telah diajukan tersebut, kemudian diserahkan berkas yang sudah valid ke kecamatan, lalu Dinsos hanya tinggal mencairkan dananya. Sehingga dana yang disalurkan tepat sasaran,” jelas Kiki.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana mengemukakan, pemberian santunan kematian di mulai Senin (12/8) hingga Jumat (16/8). Selama lima hari itu, bergilir dua sampai tiga kecamatan.

Hari pertama di mulai dari Kecamatan Pancoranmas 109 jiwa dan Kecamatan Beji 48 jiwa. Hari kedua Kecamatan Bojongsari 54 jiwa, Kecamatan Sawangan 57 jiwa, dan Kecamatan Cilodong 35 jiwa. Hari ketiga Kecamatan Cimanggis 48 jiwa dan Kecamatan Cipayung 101 jiwa. Lalu hari keempat Kecamatan Limo 50 jiwa dan Kecamatan Sukmajaya 62 jiwa. Terakhir Kecamatan Tapos 99 jiwa dan Kecamatan Cinere 21 jiwa.

“Total seluruh kecamatan ada 684 jiwa, diharapkan dengan dana santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh ahli waris dengan baik,” pungkas Usman. (san)

 

Santunan Kematian Tahap 2:

 

Periode Februari-Mei 2019:

* 684 Jiwa

* 11 Kecamatan

 

Anggaran:

* Rp 1.368.000.000

 

Pemberian Santunan:

* Senin 12 Agustus 2019 hingga Jumat 16 Agustus 2019

* Hari pertama: Pancoranmas 109 jiwa dan Beji 48 jiwa

* Hari kedua: Bojongsari 54 jiwa, Sawangan 57 jiwa, Cilodong 35 jiwa

* Hari ketiga: Cimanggis 48 jiwa dan Cipayung 101 jiwa

* Hari keempat: Limo 50 jiwa dan Sukmajaya 62 jiwa

* Hari Keenam: Tapos 99 jiwa dan Cinere 21 jiwa

 

Persyaratan Penerima Santunan:

* Memiliki KIS APBN dan APBD

* e-KTP Depok

* Kartu Peserta Program Keluarga Harapan

* Kartu Perlindungan Sosial

* Kartu Indonesia Pintar