SUPERVISI : Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan saat memberikan pengarahan kepada jajaran komisioner dan sekretariat Bawaslu Kota Depok di Ruang Rapat Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Depok, Jalan Nusantara Raya No.1, RT01/13 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Rabu (10/7). Foto : RICKY/RADAR DEPOK
SUPERVISI : Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan saat memberikan pengarahan kepada jajaran komisioner dan sekretariat Bawaslu Kota Depok di Ruang Rapat Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Depok, Jalan Nusantara Raya No.1, RT01/13 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Rabu (10/7). Foto : RICKY/RADAR DEPOK

 

 

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada sangat penting. Untuk itu, Bawaslu Jawa Barat akan concern untuk melakukan pengawasan. Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan kepada Radar Depok.

Pada Pilkada serentak 2020, menjadi titik fokus Bawaslu dimana kepala daerah yang maju kembali pada Pilkada. Seperti, pengawasan terhadap kampanye terselubung, menggunakan program dari pemerintah.

“Nanti itu menjadi fokus kami di Bawaslu,” kata Abdullah kepada Radar Depok.

Nantinya, Abdullah melanjutkan, setelah tahapan pencalonan, pihaknya akan benar-benar intens untuk mengawasi kegiatan dari petahana maupun ASN.

“Bawaslu mengimbau agar ASN tidak terlibat politik praktis. Hal-hal ini menjadi penting, karena instrumen pemerintah daerah, baik kabupaten/kota dalam kontestasi Pilkada penting untuk netral dalam konteks ini,” katanya.

Ia menambahkan, jangan sampai program dan kebijakan anggarannya dipolitisir untuk kepentingan Pilkada.

“ASN harus menjalankan fungsinya memberikan keadilan pelayanan kepada semua, distribusi program untuk semua dan tidak pada pretensi kepentingan politik tertentu,” imbuhnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap publik, Bawaslu Kota Depok mengadakan agenda ‘Refleksi Pengawasan pada Pemiluan Umum Tahun 2019’ di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (29/8).

Menurut Abdullah, apa yang dilakukan Bawaslu Kota Depok merupakan bagian dari akuntabiliti Bawaslu seluruh kabupaten/kota di Jabar ke stakeholdernya, baik ke pemerintah, partai, media, pemantau dan kemasyarakat atas hasil kerja yang dilakukan pada Pemilu 2019 kemarin.

“Itu untuk sosialisasi hasil,” kata Abdullah. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya