BEKERJA : Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BEKERJA : Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

 

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk bisa menjaga netralitas pada penyelenggaraan Pilkada Depok 2020.

Selain itu, pria yang akrab disapa HTA ini juga berharap, agar ASN tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis. Apalagi menjadi tim sukses pada salah satu pasangan calon.

“Diharapkan ASN tak terlibat dalam aktivitas politik praktis,” kata HTA kepada Radar Depok, Rabu (28/8).

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan demi menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Selain itu, ASN juga harus mengedepankan empat pilar bangsa, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia menuturkan, posisi ASN dalam pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota harus berada di posisi netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Netralitas mereka (ASN) pada Pemilu adalah keharusan. Jika tidak, bakal berujung pada sanksi administrasi dan pidana,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok itu.

Dia menambahkan, pihaknya pun tidak segan untuk melaporkan langsung ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) bagi ASN yang ketahuan tidak netral.

“Sudah ada beberapa ASN yang sedang kami pantau, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan,” pungkasnya. (rd)

 

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya