MEDIA SOSIAL : Ahmad Priatna, Raja Primaganda Lubi, dan M. Akbar Alatas (kiri-kanan) pengusaha dari Kota Depok yang memproduksi Clorismen. FOTO : PEBRI/RADARDEPOK
MEDIA SOSIAL : Ahmad Priatna, Raja Primaganda Lubi, dan M. Akbar Alatas (kiri-kanan) pengusaha dari Kota Depok yang memproduksi Clorismen. FOTO : PEBRI/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Perkembangan teknologi yang pesat, tentunya berpengaruh pada majunya dunia digital. Tidak berhenti disana, hal itu pun berpengaruh pada perkembangan dunia usaha, terutama dalam hal media promosi.

Pengusaha muda dari Kota Depok, Raja Primaganda Lubis pun melihat peluang itu. Dimana perkembangan dunia digital, bisa menjadi akses ‘jalan mulus’ untuk mempromosikan sebuah produk atau pelayanan jasa ke publik

“Memasuki Revolusi Industri 4.0, membuat orang mudah mempromosikan produk kemana-mana, dan itu menjadi sebuah peluang bisnis bagus untuk dijalankan,” ucapnya.

Sekarang ini pun, Raja bersama kedua temannya, yakni Ahmad Priatna dan M. Akbar Alatas memanfaatkan perkembangan dunia digital untuk mempromosikan produknya, yakni Clorismen. Dimana, Clorismen sekarang ini memproduksi tiga produk khsusu untuk pria, yakni body lotion, sabun batangan untuk perawatan muka dan kopi.

“Sementara ini, kami fokus bisnisnya melalui media online, dan dari itu saja sudah mendapatkan respon yang luar biasa. Sehingga sudah masuh dalam 10 besar top brand di Tokopedia dan Bukalapak,” katanya.

Raja yang merupakan lulusan Jurusan Psikolog Universitas Gunadarma menuturkan, perusahaan-perusahaan besar harus bisa menyesuaikan bisnisnya dengan perkembangan zaman. Jika tidak, maka akan tergerus dengan sendirinya.

Bahkan, diperkembangan zaman sekarang ini, terus bermunculan pengusaha-pengusaha baru dengan segala inovasinya. Oleh karena itu, harus bisa memanfaatkan teknologi untuk berpromosi.

“Pola masyarakat sekarang banyak yang mencari informasi melalui media sosial. Kami pun memaksimalkan hal tersebut, hingga akhirnya sekarang ini, berjalan 3 tahun sudah menjual 30.000 pieces Clorisman tiap bulannya,” katanya.

Raja menjelaskan, dipilihnya memproduksi skin care dengan merk Clorismen dengan segmen laki-laki, karena selama ini masih sedikit produk perawatan kulit laki-laki ketimbang untuk perempuan. Sementara pangsa pasarnya cukup besar sekarang ini.

Apalagi kaum milenial, tidak hanya perempuan saja yang mulai memperhatikan kondisi kulitnya, tetapu laki-laki pun juga mulai memperhatikan hal tersebut. Oleh karena itu, produk Clorismen target pemasarannya adalah usia 15-35 tahun.

Soal keamanan, Raja pun memperhatikan untuk hal ini. Oleh karena itu, produknya telah lulus uji secara klinis dan terdaftar di Badan POM Indonesia.

“Target kedepannya Clorismen akan menambahkan beberapa produk lagi, namun tetap dengan segment pasar laki-laki,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya