KOMPAK : Kepala UPT Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Cipayung, Mohammad Yusuf ketika foto bersama dengan personel regu A UPT Cipayung, Rabu (7/8). FOTO : ARNET/RADARDEPOK
KOMPAK : Kepala UPT Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Cipayung, Mohammad Yusuf ketika foto bersama dengan personel regu A UPT Cipayung, Rabu (7/8). FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok, UPT Cipayung terus meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana kebakaran dan penyelamatan lainnya di wilayah teritotialnya.

Bahkan, 14 personel yang tergabung dalam UPT yang dipimpin Mohammad Yusuf ini pun tetap ekstra siaga sebelum, saat dan sesudah peringatan HUT RI berlangsung di tiap wilayah.

“Regu A dan B, keduanya dengan Komandan regu masing-masing. Tapi biasanya itu, sebelum tepat hari 17 Agustus, biasanya malamnya tanggal 16 Agustus, ada upacara di Taman Makam Pahlawan, biasanya beberapa personel diminta untuk ikuti upacara,” jelas Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Cipayung, Mohammad Yusuf di Kantor UPT Cipayung, di Jalan Jalan Baru TPA, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Rabu (7/8).

Sementaram, salah satu personel UPT Damkar dan Penyelamatan Cipayung, Sahlani yang sudah banyak makan asam garam dalam dunia pemadaman dan penyalamatan menuturkan peningkatan yang dilakukan agar tidak terjadi sekitar tiga tahun silam.

“Dulu pernah kejadian, tepat tanggal 16 agustus 2016 di Cimanggis lagi persiapan agustusan. Beruntungnya nggak sampai membesar dan nggak ada korban jiwa. Tapi ini harus kita jadikan pelajaran agar nggak kejadian lagi,” ungkap Sahlani.

Kejadian tersebut membuat, sekitar 10 unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi denga diperbantukan dari Dinas Pemadam DKI Jakarta sector Jakarta Timur. (arn)