BERSAHABAT : (kiri ke kanan) Ketua DPD PKS Kota Depok M Hafid Nasir, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Walikota Depok Mohammad Idris, saat menghadiri kegiatan di Kota Depok. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

BERSAHABAT : (kiri ke kanan) Ketua DPD PKS Kota Depok M Hafid Nasir, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Walikota Depok Mohammad Idris, saat menghadiri kegiatan di Kota Depok. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir buka suara ihwal wacana pencalonan dirinya di Pilkada Depok 2020. Ramai diperbincangkan, Hafid mau dipasangan dengan Mohammad Idris, calon petahana (sekarang Walikota Depok). Pada prinsipnya, ia menyambut baik adanya wacana tersebut.

Saat dikonfirmasi Radar Depok, Anggota DPRD Kota Depok ini mengaku tidak keberatan, jika memang kebijakan DPP PKS meminta dirinya disandingkan dengan Mohammad Idris.

“Saya sebagai kader PKS, siap menerima instruksi partai (DPP). Jika memang harus mendampingi Pak Idris,” tutur Hafid, Minggu (25/8).

Pemilik 8.905 suara di Dapil 1 (Pancoranmas) pada Pemilu 2019 ini menegaskan, dirinya akan patuh terhadap apapun keputusan partainya. Dan jika ia resmi ditunjuk untuk mendampingi Idris. Maka sesuai aturan, keputusan itu akan dituangkan dalam surat keputuasan resmi.

“SK DPP belum ada. Kami masih menunggu dan bekerja kerja terus untuk dakwah,” ujar pria yang pernah mengenyam pendidikan di Jerman itu.

Sebelumnya, dorongan pencalonan Idris-Hafid memang mulai ramai. Salah satunya berasal dari pendukung Idris : Jaringan Relawan Idris (JRI).

Ketua JRI, Mohammad Riza menilai, sosok Hafid memiliki sederet prestasi yang patut diperhitungkan. Seperti secara signifikan mampu menambah kursi PKS di DPRD Kota Depok. Dari enam kursi, jadi 12 kursi (hasil Pileg 2019).

“Dari sisi intelektual juga cukup baik. Beliau lulusan dari Perguruan tinggi ternama di Jerman,” tambahnya.

Terpisah, relawan Idris lainnya, Utoyo menilai bila Idris tentu sudah menimbang nama-nama yang bisa berpasangan dengan dirinya.

“Kami semua masih melihat siapa yang paling tepat menjadi pendamping Pak Idris nanti di Pilkada Depok 2020,” terangnya.

Dirinya yakin, suami dari Elly Farida ini akan memilih wakilnya dengan saksama. Karena ke depan, Kota Depok memerlukan pemimpin yang lebih harmonis.

“Melihat tantangan semakin berat. Perlu pemimpin yang cerdas,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya