UNIK : Ketua lingkungan dan panitia menyerahkan hadiah tanaman hias kepada para pemenang lomba RT02/06 Kelurahan Ratujaya, Cipayung. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

UNIK : Ketua lingkungan dan panitia menyerahkan hadiah tanaman hias kepada para pemenang lomba RT02/06 Kelurahan Ratujaya, Cipayung. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – Panitia lomba 17 Agustus di RT02/06 Kelurahan Ratu Jaya, Cipayung, memberikan hadiah tanaman hias bagi kaum hawa yang menang dalam lomba 17 Agustusan kategori emak-emak. Hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kelestarian lingkungan.

Panitia memberikan hadiah tersebut bukan tanpa tujuan, selain harganya ekonomis, gaya hidup sehat dengan miliki tanaman hias di pekarangan rumahnya. Koordiantor Panitia Kaum Ibu, Rodiah Della memang merenakan ini dari jauh waktu.

“Pasti unik, antara aneh dan senang. Biar ibu ibu rumahnya pada hijau, ada tanaman hias. Kan memperbagus kampung lingkungan kita juga,” ungkap Rodiah kepada Radar Depok.

Hadiah berupa tanaman brokoli, lidah mertua, paku suplir dan beberapa jenis tanaman lainnya diserahkan kepada pemenang lomba memindahkan tepung, memindahkan bola, joget, makan kerupuk dan memasak,

“Nanti ada beberapa pohon yang akan di tanam di lahan milik wanita tani di RW 06 ini, ada lima pohon jeruk lemon dan dua pohon alpuket, semua hasil dari cangkokan,” paparnya.

Sementara, Ketua RW06 Kelurahan Ratujaya Sarbini menuturkan,warga saat ini sedang gencar melakukan cocok tanam untuk lebih aktif memproduksi segala sesuatu, mulai dari makanan, minuman, sayur, hingga buah.

“Ya memang lagi pada semangat, makanya sampe hadiah lomba dikasih pohon segala. Tapi alhamdulilah kalau untuk kebaikan warga sama lingkungan, pasti didukung penuh,” ungkapnya.

Sekitar 20 tanaman hias disiapkan untuk diberikan kepada pemenang lomba, sisa tanaman hias akan di Tanami disepanjang jalan lingkungan warga sekitar. Perawatannya menjadi tanggung jawab bersama, sama halnya dengan penanaman pohon lemon dan alpukat. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya