LAPORKAN : Akun FB inisial K dilaporkan ke Polresta Depok lantaran dinilai mencemarkan nama baik. FOTO : ISTIMEWA
LAPORKAN : Akun FB inisial K dilaporkan ke Polresta Depok lantaran dinilai mencemarkan nama baik. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Pepatah lama yang berbunyi mulutmu harimaumu, nampaknya perlu direvisi. Lebih-lebih zaman milenial seperti saat ini. Baiknya diganti menjadi : jarimu, harimaumu. Hal ini berkaitan dengan aktivitas seseorang di media sosial.

Seperti pada kasus ini. Lantaran dinilai mencemarkan nama baik, akun Facebook (FB) berinisial K dilaporkan oleh seseorang, BJ ke Polresta Depok.

Kuasa Hukum BJ, Mukhlis Effendi mengatakan, langkah pelaporan ini karena kliennya merasa dirugikan. Akun K dinilai telah memposting berikut mengunggah gambar perumahan milik BJ di FB dan menuduh perumahan tersebut ilegal dan tanpa izin.

“Akun ini mengeluarkan kata-kata yang sekiranya tidak pantas yang merugikan klien saya,” ungkapnya kepada Radar Depok saat ditemui di kantornya, kawasan Sukmajaya, Kamis (29/8).

Dari postingan ini, kata Mukhlis, kliennya merugi. Karena kehilangan konsumen calon pembeli. “Tentu merugikan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pada perumahan tersebut, bukan hanya di satu wilayah saja. Tapi nanti ada di beberapa daerah yang mau digarap.

“Maka wajar disini kalau kami melaporkan ada pencemaran nama baik. Laporkan juga undang-undang ITE. Kalau ancaman, sesuai dengan undang-undang, enam tahun tahanan dan 1 miliar dendanya,” pungkasnya. (rub)

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya