FOTO : HABIB MUHSIN AHMAD ALATTAS

 

FOTO : HABIB MUHSIN AHMAD ALATTAS

 

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kendati kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok masih setahun lagi. Banyak kalangan yang sudah mulai membahas sosok kandidat calon pemimpin Kota Depok lima tahun kedepan. Tak terkecuali Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Kota Depok.

Ketua FKUB Kota Depok, Habib Muhsin Ahmad Alattas mengatakan, secara kelembagaan  hingga saat ini belum menetapkan dukungan resmi terhadap sosok calon pemimpin Kota Depok. Sebagai salah satu lembaga yang bersifat mandatoris, FKUB tetap pada prinsip awal akan mendukung sosok pimpinan yang memiliki kemampuan mengayomi semua elemen masyarakat. Begitu juga memiliki visi dan misi yang mengakomodir semua kalangan, tanpa memandang suku, ras, Agama, dan perbedaan lainnya.

“Bagi kami di FKUB, siapapun nanti yang akan memimpin Kota Depok dia harus seorang visioner, memiliki program pembangunan yang jelas, merangkul semua pihak dan tidak pilih kasih dalam adil dalam semua hal,” papar Habib Muhsin Ahmad Alattas kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, kedepan Walikota Depok harus lebih konsen terhadap pembangunan infrastruktur yang menyentuh pada kepentingan masyarakat kecil. Serta menyederhanakan perijinan bagi pembangunan untuk kepentingan umum seperti sarana ibadah serta fasilitas umum lainnya.

“Kita tidak boleh tutup mata bahwa saat ini masih banyak kondisi ruas jalan yang masih sangat buruk. Namun, disisi lain pembangunan hotel dan apartemen sangat marak, ini yang harus dikoreksi dan diperbaiki, ” tegasnya.

Dia juga mengkritisi soal kebijakan Pemerintah terkait realisasi bantuan kepada Organisasi Masyarakat yang terkesan pilih kasih. Sebagai contoh, kata dia hingga saat ini FKUB belum menerima biaya bantuan operasional tahun 2019. Sekarang sudah hampir memasuki bulan ke 9. Sementara disisi lain FKUB terus melaksanakan program kerja, guna menjaga kondusifitas kegiatan keagamaan dan kerukunan ummat beragama.

” Jujur kami sangat prihatin dengan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang belum juga menyalurkan bantuan operasional untuk FKUB, padahal lembaga lain sudah mendapatkannya, ” keluhnya.

Sementara salah satu pengurus FKUB Kota Depok, Ustad Kholadi menyoroti, soal proses pembuatan izin bagi pembangunan rumah ibadah seperti Masjid yang menurutnya masih terkesan sengaja diperlambat meskipun semua persyaratan sudah lengkap.

“Kedepan kami menginginkan sosok Walikota Depok yang bersungguh sungguh memperhatikan kepentingan ummat dan bukan sebaliknya mengabaikan kepentingan ummat, ” tandas Kholadi. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah 

Editor : Pebri Mulya