KREATIF : Warga melintas di area gapura yang telah dihias untuk menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia di Jalan H.Bontong, RT6/RW5, Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya, Kamis (15/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KREATIF : Warga melintas di area gapura yang telah dihias untuk menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia di Jalan H.Bontong, RT6/RW5, Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya, Kamis (15/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meyeramkan, seperti masuk Gua. Stalaktit, dan stalakmit dibuat serupa dengan aslinya. Begitu juga dinding dan tiang listrik yang ada di sekitarnya disulap menjadi ornamen gua, dan pepohonan dengan dibuat barang bekas.

Gapura yang berada di Kampung Cikumpa, Gang H. Bontong, RT6/5 Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya, menjadi beda, dan disukai masyarakat. Warga bergotong royong membangun Gapura yang berada tepat di depan Masjid Merah Baiturrahman, Depok.

Ketua RT 6/5, Kelurahan Sukmajaya, Nurhayati mengatakan, pembuatan gapura dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat, bahan bakunya diambil dari barang bekas milik warga. “Kami kerjakan bersama warga. Untuk membuat ornament gua kami gunakan kayu bekas, dan kertas semen,” kata RT Nunuy –sapaan Nurhayati- kepada Radar Depok, Kamis (16/8).

Dia mengatakan, baru tahun ini membuat gapura untuk di ujung Gang H Bontong, karena sebelumnya di lingkungannya membuat lomba memperindah lingkungan. “Tahun kemarin belum fokus ke gapura, karena kami buat lomba mempercantik lingkungan, tahun ini kita sama-sama membuat gapura, biar lebih indah,” kata RT Nunuy.

Menurutnya, gapura yang berada di lingkungannya akan dilombakan di tingkat nasional. “Ini juga akan kami lombakan di tingkat nasional, datanya sudah kami kirim, dan nanti penilaiannya dilaksanakan 17 Agustus, sampai 17 September,” terang RT Nunuy.

Sementara itu, menurut salah saru warga Sukmajaya, Ahmad Syahroni mengaku takjub dengan gapura hasil karya warga. “Sangat kreatif, buah-buahan nya juga dibuat dari kertas,” singkat Ahmad Syahroni. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya