MELUAP:  Sabam Siregar sedang membenahi jaring di kolamnya untuk menahan ikan supaya tidak kabur saat banjir datang. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
MELUAP : Sabam Siregar sedang membenahi jaring di kolamnya untuk menahan ikan supaya tidak kabur saat banjir datang. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILANGKAP – Hujan lebat yang melanda wilayah Kecamatan Tapos pada Rabu (28/8) sore mengakibatkan banjir di sebagian wilayah RW07,  Kelurahan Cilangkap,  Kecamatan Tapos. Alhasil, peternak ikan Bawal yang berada di wilayah tersebut harus merugi, karena ikannya terbawa banjir.

Sabam Siregar,  salah satu peternak ikan Bawal mengatakan, hujan deras yang berlangsung hampir dua jam tersebut mengakibatkan air kali meluap ke kolam miliknya, sehingga ribuan ikan – ikan yang ada di kolamnya kabur.

“Ada tujuh kolam yang terendam dan semua ikan saya dari berbagai ukuran pada lepas terbawa banjir, ” kata Sabam,  sapaannya.

Sabar mengaku, akibat kejadian tersebut dirinya pun harus merugi kisaran jutaan rupiah. Karena, ada beberapa ikan yang sudah siap panen.

“Ini saja pada lompat lompatan kabur.  Padahal kita udah pasangin jaring kolamnya, tapi masih bisa lolos karena banjir yang datang besar banget, ” bebernya.

Dia menambahkan, di lokasi pertanian ikan Bawal-nya itu memang sering terjadi banjir, terutama jika hujan turun dengan intensitas yang lama. Menurutnya hal itu terjadi lantaran kali yang berada di samping kolamnya meluap akibat di bukannya pintu air dari Situ Cilangkap ditambah sampah – sampah yang menyumbat aliran air.

“Kita kalau banjir gini pasrah aja. Karena memang sudah faktor alam, ” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego

Editor : Pebri Mulya