LANCAR : Sejumlah kendaraan melintas di perempatan Jembatan Mampang, Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (8/8). Perbaikan jembatan yang amblas tersebut sudah selesai dan sudah bisa dilalui kedua arahnya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
LANCAR : Sejumlah kendaraan melintas di perempatan Jembatan Mampang, Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (8/8). Perbaikan jembatan yang amblas tersebut sudah selesai dan sudah bisa dilalui kedua arahnya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masyarakat Kota Depok khususnya yang berdomisili di Jalan Raya Sawangan dan Bojongsari, sudah tidak bermacet-macet ria lagi. Kemarin, Jembatan Mampang yang pada 27 Juni 2019 lalu ambles, kini sudah bisa dilintasi kendaraan. Terhitung mulai Kamis (8/8) pagi, sejumlah kendaraan sudah melintasi kedua ruas jalur tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, perbaikan jembatan mampang telah selesai, kemarin. Sehingga sudah dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

“Pengerjaan jembatan telah selesai di kedua sisinya, sehingga sudah kembali dibuka untuk kendaraan melintas di atas jembatan mampang seperti sedia kala,” kata Dadan kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengemukakan, kedua sisi jalan di atas jembatan yang ambles itu dipastikan kuat menahan beban kendaraan. Karena beton pengecoran jembatan menggunakan bahan additive cement, sehingga proses pengeringan bisa lebih cepat.

“Alhamdulillah pengerjaan jembatan selesai lebih cepat dibanding target yang ditentukan. Kira-kira pengerjaan jembatan berjalan hampir satu bulan lebih satu minggu,” ujar Dadan.

Pantauan Radar Depok di persimpangan Kodim yang juga merupakan lokasi berdirinya jembatan mampang. Arus lalu lintas terpantau lancar kedua arah baik yang ke arah Depok maupun Sawangan.

Jembatan Mampang merupakan titik pertemuan kendaraan dari seluruh penjuru lintasan. Sehingga selama proses evakuasi pengerjaan, kendaraan yang melintas harus melewati beberapa rekayasa lalulintas. Dari mulai buka tutup, hingga disediakan U-Turn ‘dadakan’. Kini jembatan yang ambruk Juni lalu sudah rata dan halus kembali dengan balutan aspal hitam diatasnya.

Salah satu pengendara motor, Ibnu Fajar mengatakan, sudah tidak perlu mencari jalan ‘tikus’ untuk sekedar melewati jembatan mampang yang setiap waktu selalu macet tersebut. Apalagi pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari.

“Akhirnya sudah bisa dilintasi lagi nih jembatan, jadi enak pergi dan pulang kerja nggak macet lagi,” pungkas Ibnu. (san)