MENDAFTARKAN GUGATAN : Caleg terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Babai Suhaimi didampingi pengacaranya Muhajid A Latief mendatangi Pengadilan Negeri Kota Depok, Grand Depok City, Rabu (7/8). Hal tersebut dilakukan untuk membuat pengaduan dan mendaftarkan gugatan terkait pemecatan dirinya dari PKB. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MENDAFTARKAN GUGATAN : Caleg terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Babai Suhaimi didampingi pengacaranya Muhajid A Latief mendatangi Pengadilan Negeri Kota Depok, Grand Depok City, Rabu (7/8). Hal tersebut dilakukan untuk membuat pengaduan dan mendaftarkan gugatan terkait pemecatan dirinya dari PKB. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pascapelaporan Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terpilih Babai Suhaimi ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, persidangan pun bakal segera dibuka pada pekan depan.

Babai melaporkan pengurus DPC PKB Kota Depok ke PN Depok atas pencemaran nama baik, yang telah menudingnya berbuat indisipliner dan telah melanggar kode etik partai. Hingga Babai pun mendapatkan surat pemecatan dari pengurus PKB.

Humas PN Depok, Nanang Herjunanto menyebutkan, pihaknya telah menerima laporan dari Babai Suhaimi. Sehingga, PN Depok akan memanggil sejumlah pihak yang berperkara untuk menghadiri sidang di PN Depok.

“Kami sudah jadwalkan, sidang PKB Senin (26/8),” kata Nanang kepada Radar Depok.

Nanang menegaskan, PN akan memanggil pihak yang telah dilaporkan Babai Suhaimi, untuk selanjutnya di sidangkan. Diketahui, Babai melaporkan pengurus DPC, DPW, dan DPP PKB ke PN Depok, Rabu (7/8).

“Lengkapnya nanti saja langsung lihat sidangnya ya,” ucap Nanang.

Sementara Kuasa Hukum Babai Suhaimi, Muhajid A. Latief menilai, pemecatan kliennya dari PKB penuh kejanggalan karena tidak ada alasan yang jelas. Sebagai seorang kader partai, Komitmen Babai yang patut diapresiasi adalah meraup suara terbanyak dalam persaingan kontestasi Pileg.

“Babai sudah membuktikan dengan memperoleh suara terbanyak se-Kota Depok, bukan hanya di Dapilnya tapi se-Kota Depok,” kata Muhajid.

Perlu diketahui, Babai Suhaimi pada Pileg 2019 berhasil meraih suara sebanyak 12.293 suara. Berdasarkan catatan KPU Kota Depok, Babai menjuarai pemilu dengan perolehan suara terbanyak se Kota Depok. “Itukan sebuah prestasi, tapi malah dibalas pemecatan,” kata Muhajid.

Alasan kedua, lanjut Muhajid, kliennya dianggap sebagai penyalahguna narkoba yang menurutnya alasan tersebut sangat tidak berdasar. “Salah satu syarat untuk jadi Caleg kan harus menyertakan surat keterangan bebas narkoba, kan ini aneh,” kata Mujahid.

Untuk itu, lanjut Mujahid, berkaitan soal tuduhan penyalahguna narkoba itu pihaknya melaporkan PKB ke pihak kepolisian. “Ini sangat sangat serius dituduhkan tanpa dasar yang jelas, itu pencemaran nama baik, fitnah luar biasa,” katanya. (rub/cky)