ILUSTRASI
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Guna mendukung kebijakan nasional tentang pengurangan sampah, Pemkot Depok menerapkan sejumlah kebijakan menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8) atau 11 Dzulhijjah 1440 Hijriah. Kebijakan tersebut juga tertuang dalam surat imbauan Walikota Depok Nomor 658.1/368-DLHK tentang pengurangan sampah pada saat pelaksanaan Idul Adha.

Idris mengajak masyarakat berpartisipasi mengurangi sampah saat Lebaran Idul Adha. Selain itu, masyarakat diminta membawa kembali alas salat maupun koran yang dipakai alas salat atau bisa disalurkan ke penampung kertas bekas. Bagi juru sembelih maupun panitia kurban diharapkan menimbun limbah bekas kurban dalam tanah, atau diolah menjadi pupuk.

“Membungkus daging kurban kami harap panitia menyiapkan wadah makanan yang mudah terurai. Misalnya besek bambu, besek daun kelapa, besek daun pandan, besek daun pisang, dan lain-lain,” ungkap Idris.

Meski begitu, tampaknya masih banyak warga yang belum mengetahui adanya imbauan ini. Salah satunya disampaikan panitia kurban di Musala Al-Awwabin Cinere, Ramin.

Pihaknya telah menyiapkan kantong plastik yang akan digunakan untuk membagikan daging hasil kurban. Menurutnya, setiap tahun di musalanya sellau memotong hewan kurban yang dibagikan ke masyarakat.

“Kami belum tahu adanya surat edaran itu. Seperti biasa kami sudah menyiapkan kantong plastik untuk membagikan daging kurban,” terangnya.

Tidak hanya itu, Ramin mengaku bingung bila harus mengganti plastik dengan media lain.

“Selain pakai plastik, mau pakai apa lagi. Sementara daun-daunan di kawasan Cinere sudah jarang,” kata Ramin kepada Radar Depok.

Begitupula dikeluhkan panitia Kurban di Masjid Nurul Hikmah  Cilodong, Ade Permana. Ia mengaku sudah menyiapkan plastik untuk membagikan daging hewan kurban.

“Yang praktis memang menggunakan plastik. Kalau harus pakai besek bambu, harganya bisa lebih mahal,” tukas Ade. (rub)

 

Tentang Pengurangan Sampah Plastik :

 

Point Surat Imbauan:

– Mengajak masyarakat mengurangi sampah saat Hari Raya Idul Adha.

– Masyarakat diminta membawa kembali alas salat maupun kertas koran yang dipakai alas salat.

– Juru sembelih/panitia kurban diharapkan menimbun limbah bekas kurban dalam tanah, atau diolah menjadi pupuk.

– Membungkus daging kurban memakai wadah yang mudah terurai.

– Panitia diharapkan menyiapkan wadah daging kurban yang terbuat dari bambu atau daun.

– Tidak menggunakan kantong plastik saat membungkus daging kurban.

 

Contoh Wadah Mudah Terurai:

– Besek daun kelapa

– Besek daun pandan

– Besek daun pisang