DUKUNG : Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar, Kahfi menunjukan lokasi pembangunan gapura batas kota di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Rabu (28/8). FOTO : DICKY/RADARDEPOK
DUKUNG : Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar, Kahfi menunjukan lokasi pembangunan gapura batas kota di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Rabu (28/8). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DURENMEKAR – Rencana Pemerintah Kota Depok membangun gapura batas kota di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, mendapatkan apresiasi masyarakat. Gapura batas kota sebagai bukti batas antara Kota Depok dengan Kabupaten Bogor, Rabu (28/8).

Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar, Ahmad Khairul Kahfi mengatakan, Kelurahan Duren Mekar merupakan salah satu wilayah perbatasan Kota Depok dibagian barat yang bersandingan dengan Kabupaten Bogor. Untuk menegaskan perbatasan tersebut, LPM Kelurahan Duren Mekar menyambut baik rencana pembangunan gapura batas kota.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Depok apabila gapura batas kota diwujudkan pada tahun ini,” ujar Kahfi kepada Radar Depok.

Kahfi mengungkapkan, gapura batas sebagai penegas batas wilayah Kota Depok dan Kabupaten Bogor, karena batas wilayah hanya diperkuat melalui aliran Kali Angke. Dengan adanya gapura batas, masyarakat yang melintas di Jalan Raya Ciputat-Parung dapat mengetahui perbatasan dua kota didalam satu provinsi tersebut.

Kahfi menuturkan, dahulunya di Jalan Ciputat-Parung terdapat gapura batas kota. Namun karena tidak mendapatkan perawatan dan perhatian, sehingga gapura tersebut mengalami kerusakan. Dinilai mengkhawatirkan akan terjadinya hal yang tidak diinginkan di jalan tersebut, gapura tersebut akhirnya diruntuhkan.

“Pembangunan gapura batas kota menjadi nilai penataan Kota Depok,” tutup Kahfi. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya