RAMAH : Komandan Kikav1/ESC Kostrad saat menyambut Radar Depok di markasnya. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK 
RAMAH : Komandan Kikav1/ESC Kostrad saat menyambut Radar Depok di markasnya. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

Kota Depok sebagai penyanggah Ibu Kota Negara diketahui dikelilingi berbagai markas militer dan polisi, seperti markas Divisi Infanteri 1 Kostrad di Kecamatan Cilodong dan Mako Brimob Kelapa Dua. Kompi Kavlieri 1 Elang Setya Cakti  (Kikav1/ESC) Kostrad dibawah komando Divisi Infanteri 1 Kostrad ternyata memiliki segudang cerita.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Empat orang personel TNI berjaga di pos masuk markas Kikav1/ESC Kostrad, di Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis. Dengan tatapan tajam dan sikap yang tegap, mereka memperhatikan setiap kendaraan dan orang yang lalu lalang keluar masuk penjagaan tersebut.

Menelusur lebih jauh ke dalam, beberapa bangunan besar seperti hanggar pesawat berdiri kokoh di dalam asrama tersebut. Di dalam gedung itu, bernaung beberapa Tank Leopard dengan bobotnya yang besar dan meriam raksasanya yang menjadi kebanggan Rakyat Indonesia. Tank itu milik kesatuan Batalion Kavileri 1 (Yonkav1) Kostrad.  Markas Kikav1/ESC Kostrad dan markas Yonkav1/Kostrad berada di areal yang sama.

Tak jauh dari gedung, tampak seorang pria sedang duduk di sebuah kursi kayu sambil memegang sebuah alat telekomunikasi digenggamannya. Ya, dia adalah Kapten Kav Bayu Trismahandi, Komandan Kikav1/ESC Kostrad.

Senyum ramahnya menyambut kedatangan Radar Depok yang berkunjung ke markas mereka. Sembari berdiri dan berjabat tangan, dia mempersilahkan untuk duduk di kursi yang ada di depannya. “Silahkan duduk mas,” katanya menyambut.

Sambil memerintahkan anggotanya membuat dua cangkir kopi hangat, Kapten Bayu memulai pembicaraan dengan sejarah singkat dan prestasi yang sudah diraih pasukan pengendara panser tersebut.

Dia mengatakan, Kikav1/ESC Kostrad adalah satuan taktis kavaleri berkendaraan panser yang disusun, dilengkapi, didik dan dilatih untuk dapat melaksanakan tugas secara berhasil dan berdaya guna.

“Kami memang satuan kavaleri, tapi kami gak pakai tank,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, latar belakang berdirinya Kikav1/ESC Kostrad merupakan realisasi terhadap penataan organisasi dalam rangka pembangunan kekuatan di tubu TNI AD. Satuan tersebut berdiri atas dasar Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Kasad nomor Skep/1259/XXII/1975, pada lima November tahun 1975, tentang pengesahan berdirinya Brigade Kavaleri 1 Kostrad.

“Lalu dilanjutkan Surat Perintah Panglima Kostrad Nomor Sprin/667/IX/1985, 10 September 1985, Kikav1/ESC Kostrad menjadi kompi yang berdiri sendiri di bawah Divisi Infanteri 1 Kostrad,” ujarnya. (bersambung)