TEMU TOKOH: Talk show dan temu tokoh Muslimah Kota Depok, dengan tema Optimalisasi Peran Tokoh Muslimah Membendung Propaganda Islamophobia, yang berlangsung di Gedung Rabbani Lantai 4, Sabtu (24/8). FOTO : ISTIMEWA
TEMU TOKOH : Talk show dan temu tokoh Muslimah Kota Depok, dengan tema Optimalisasi Peran Tokoh Muslimah Membendung Propaganda Islamophobia, yang berlangsung di Gedung Rabbani Lantai 4, Sabtu (24/8). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Umat Islam tengah dihadapkan pada berbagai tudingan dan perlakuan negatif yang semakin nyata. Tidak hanya di kalangan mahasiswa, namun menyasar berbagai elemen masyarakat.

Persekusi ulama, pembungkaman suara mahasiswa muslim, kriminalisasi bendera tauhid, stigma “radikal” pada berbagai pergerakan Islam, dan sebagainya yang mengarah pada satu tujuan yakni terbentuknya Islamophobia.

Hal tersebut dianggap merupakan ancaman bagi kehidupan umat Islam, yang dibuat asing dengan agamanya sendiri. Guna mencegah hal itu, Lembaga Komunitas kajian Muslim Cendekia (LKMC) menggelar talk show dan temu tokoh muslimah Kota Depok dengan tema Optimalisasi Peran Tokoh Muslimah Membendung Propaganda Islamophobia, yang berlangsung di Gedung Rabbani Lantai 4, Sabtu (24/8). Dengan menghadirkan narasumber dosen FK Universitas Yarsi, Afriyanti Sandhi, dan ustadzah Nanik Wijayanti.

“Intinya dengan adanya talk show ini kami mencoba mengundang tokoh muslimah, untuk menjadi ujung tombak dari proses mencerdaskan umat,” ungkap Ketua Panitia, Trinowati Sarono.

Trinowati ingin mengajak kembali kaum muslim kembali kepada treknya. “Bagaimana Islamophobia ini bisa hilang dari kehidupan kaum muslim, satu-satunya jalan adalah mencerdeaskan mereka,” tegasnya.

Para peserta talk show bukan hanya mubaligah, ada juga guru, birokrasi, serta dosen. Mereka inilah yang bersama-sama mencerdaskan kehidupan umat.

Senada, Sie Acar, Alik Murfaidah mengatakan, jangan sampai ada stigma negatif seolah-olah kota ini menyeramkan. Faktanya di Kota Depok ini masyarakatnya adem ayem, aman, dan nyaman.

“Sehingga patut kami ingatkan dengan ini masyarakat ikut tercerdaskan. Dan target utamanya kami ingin meluruskan,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis : M Agung HR

Editor : Pebri Mulya