GUGATAN DITOLAK : Suasana sidang sengketa Pasar Kemiri Muka di Pengadilan Negeri Kota Depok, Grand Depok City, Senin (26/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
GUGATAN DITOLAK : Suasana sidang sengketa Pasar Kemiri Muka di Pengadilan Negeri Kota Depok, Grand Depok City, Senin (26/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pengadilan Negeri (PN) Depok menolak kehabsahan lahan Kemirimuka jadi milik Pemkot Depok. Dalam sidang putusan tersebut, PN masih memberi waktu 14 hari untuk melakukan keberatan.

Sidang tersebut, menghadirkan Pemkot Depok sebagai penggugat dan PT Petamburan Jaya Raya (PJR) sebagai tergugat. Akhirnya, PN mengetok palu dengan menolak gugatan Pemkot Depok. Menurut Majelis hakim, gugatan yang diajukan Pemkot Depok sama seperti dengan gugatan sebelumnya, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Hakim Ketua Sidang Kemirimuka, Nanang Herjunanto mengatakan, masih membuka upaya hukum selama 14 hari, jika penggugat keberatan dengan hasil putusan.

“Kami masih menunggu sikap dari penggungat, jika keberatan dengan hasil putusan yang telah dibacakan,” singkat Nanang Herjunanto kepada Radar Depok, Senin (26/8).

Kuasa Hukum Pemkot Depok, Aji Rachmat tidak mau menanggapi pertanyaan wartawan. Dia mengaku, hanya dititah untuk datang ke persidangan putusan yang digelar PN Depok. “Saya tidak bisa memberikan keterangan, semua atas petunjuk pimpinan,” singkat Aji Rachmat kemudian berlalu.

Sementara, Kuasa Hukum PT Petamburan Jaya Raya, Ade Putra menegaskan, dia sudah memperkirakan putusannya ada nebis in idem, karena pokok perkara dan pihak-pihaknya masih sama seperti terdahulu.

“Pokok perkara dalam pihak-pihak sama seperti terdahulu. Hanya diulang-ulang saja, ini menjadi penundaan eksekusi. Karena ada perkara hidup, sehingga eksekusi tidak bisa di jalankan,” kata Ade Putra.

Dengan adanya penolakan putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Nanang Herjunanto. Pihaknya meminta agar hakim  melaksanakan proses persidangan dengan kembali melakukan eksekusi lahan pasar Kemirimuka.

“Dengan ditolaknya gugatan, kami meminta agar pengadilan negeri segera melakukan eksekusi lahan Pasar Kemirimuka,” tandas Ade Putra. (rd)

 

Putusan Sidang Gugatan Kemirimuka :

Lokasi :

– Pengadilan Negeri Depok

 

Tanggal :

– 26 Agustus 2019

 

Sidang :

– Penggugat Pemkot Depok

– Tergugat PT PJR

 

Hasil Sidang :

– PN menolak gugatan Pemkot Depok

– PN menilai gugatan yang diajukan sama

– Gugatan sebelumnya telah memiliki kekuatan hukum tetap

 

Upaya :

– Membuka upaya hukum selama 14 hari

– PN Masih menunggu sikap dari penggungat

 

Putusan Tetap :

– MA menetapkan sah HGB Pasar Kemirimuka

 

Luas :

– Sekitar empat hektar milik PT PJR sejak tahun 1988.

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya