Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Berkaitan dengan penggunaan air tanah untuk komersil, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pihaknya sekarang ini mencatat adaa 139 badan usaha yang menjadi wajib pajak pengguna air tanah di Kota Depok. Dengan jumlah wajib pajak air tanah tersebut, setiap tahunnya pemkot bisa menarik pajak sebesar Rp1 miliar lebih.

“Tahun 2018 target pajak air tanah Rp1,72 miliar dan realisasinya Rp1,75 miliar, jadi naik menjadi 102 persen. Sedangkan penerimaan pajak tahun 2019 masih berjalan dengan target naik lagi, yakni mencapai Rp1,8 miliar,” katanya.

Pencapaian target tersebut, bisa didapatkan dengan harga air tanah hanya Rp500 perkubik. Tentu, jika BKD ingin menaikan harganya menjadi Rp4.000, penerimaan pajak dari air tanah, tentunya akan melambung lebih tinggi lagi. Harga Rp500 tersebut, menjadikan Kota Depok sebagai harga pajak air tanah termurah se-Jabodetabek.

“Kemungkinan Agustus ini harga baru air tanah di Kota Depok sudah berlaku, sambil menunggu Perwal Kota Depok,” katanya. (rd)