TAHAP PEMBANGUNAN : Suasana lahan proyek pembangunan Universitas Internasional Islam Indonesia (UIII) di kawasan Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TAHAP PEMBANGUNAN : Suasana lahan proyek pembangunan Universitas Internasional Islam Indonesia (UIII) di kawasan Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Belum adanya pembebasan seluas 20 hektar, di lahan milik Universitas Internasional Islam Indonesia (UIII), di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya Depok. Membuat Penanggungjawab Pembangunan UIII ngadu ke Kepala Staf Presiden (KSP), Jendral TNI Purn Moeldoko.

Kepada Radar Depok, PPK UIII, Syafrizal mengaku, akan berdiskusi dengan Jendral TNI Purn Moeldoko karena permasalahan pembebasan lahan yang tak kunjung selesai. Menurutnya, belum juga bebas, lahan seluas 20 hektar di Kelurahan Cisalak, karena masih dikuasai warga.

Sehingga, sambugnnya, proyek pembangunan gedung rektorat yang menjadi tanggung jawab PT Waskita belum juga dikerjakan. Syafrizal mengatakan, telah melakukan law of infocement, penegakan hukum karena penyerobotan tanah negara. “Yang akan dibahas disana seputar pembangunan UIII, jangan sampai masalah yang berlarut-larut malah menghambat pembangunan,” tegas Syafrizal.

Seperti diketahui, di lahan milik UIII yang diduduki warga, di Kelurahan Cisalak, sudah banyak berdiri bangunan permanen. Bahkan tidak sedikit lahan tersebut dijadikan tempat usaha.

Jika masuk ke kawasan UIII dari Jalan Juanda, sudah tidak bisa menemukan tanah lapang, di sisi Jalan Juanda sudah dipadati dengan bangunan permanen. Saat memasuki ke Jalan Kemakmuran di sisi sebelah kiri Jalan Juanda arah Cisalak, kawasan tersebut sudah banyak bangunan permanen.

Selain rumah tinggal dikawasan tersebut saat ini juga banyak ditemukan penjual sapi. Radar Depok melihat lebih dari lima lapak kandang penjualan hewan kurban di kawasan tersebut. Selain itu, terdapat pula pengepul barang rongsok.

“Di dalam sudah padat, ada juga yang sudah menetap bertahun-tahun,” kata salah satu warga sekitar Anto W. (rub)