PERTAHANKAN : Anggota pencak silat Jalan Tujuh, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari. FOTO : DICKY/RADARDEPOK
PERTAHANKAN : Anggota pencak silat Jalan Tujuh, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari. FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

Pencak silat Jalan Tujuh Duren Seribu, memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggota. Salah satunya membawa Bendera Merah Putih. Anggota Jalan Tujuh Duren Seribu yang sudah tergabung, akan mendorong dan membantu program Pemerintah Kota Depok di wilayah Duren Seribu.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Anggota tidak boleh sembarangan menggunakan kemampuan seni bela diri pencak silat Jalan Tujuh Duren Seribu. Hal itulah yang ditanamkan pengurus pencak silat Jalan Tujuh kepada anggota yang telah ditanam secara turun temurun.

Salah satu pengurus pencak silat Jalan Tujuh Duren Seribu, Lukmanul Hakim mengatakan, secara turun temurun dan sudah menjadi tradisi perguruan, calon anggota yang ingin bergabung pada pencak silat Jalan Tujuh Duren Seribu, harus mengikuti peraturan yang telah ditetapkan.

“Ya kami ada beberapa persyaratan yang diberlakukan untuk calon anggota,” ujar pria yang kerap disapa Japet.

Pria yang menjadi Ketua LPM Kelurahan Duren Seribu tersebut mengungkapkan, persyaratan calon anggota yang ingin menjadi anggota, harus membawa ayam, pisau, dan bendera merah putih. Bendera merah putih tersebut dimaksudkan anggota yang tergabung harus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman negara asing maupun yang ingin mengganggu kondusifitas NKRI.

Setiap anggota pencak silat Jalan Tujuh Duren Seribu, lanjut Japet dapat menjaga kondusifitas dan keamanan lingkungan. Anggota Jalan Tujuh Duren Seribu ikut memerangi peredaran narkoba maupun mencegah kenakalan remaja diwilayah Duren Seribu. Bahkan, dia melarang keras anggota menggunakan jurus Jalan Tujuh apabila tidak dalam kondisi terdesak.

“Saya menekankan jangan gunakan jurus apabila tidak terdesak atau memulai duluan,” terang Japet.

Japet menuturkan, untuk lebih mendewasakan anggota Jalan Tujuh Duren Seribu, anggota didorong untuk mendorong dan menyukseskan program Pemerintah Kota Depok atau aparatur Kelurahan Duren Seribu. Hal itu terbukti dengan keaktifan anggota mengikuti kegiatan kemasyarakat, salah satunya melaksanakan kerja bakti.

“Intinya anggota harus memberikan manfaat kepada masyarakat maupun Pemerintah Kota Depok,” tutup Japet. (*)