BANTUAN : Lurah Boponter, Suryana Yusup saat menerima bantuan berupa asbes dari PMI Depok, dipimpin Wakil PMI Depok, Eka Bahctiar,  di lingkungan RW12 kelurahan setempat, Jumat (23/8). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

BANTUAN : Lurah Boponter, Suryana Yusup saat menerima bantuan berupa asbes dari PMI Depok, dipimpin Wakil PMI Depok, Eka Bahctiar,  di lingkungan RW12 kelurahan setempat, Jumat (23/8). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Mengenai kemanusian PMI Depok selalu menjadi terdepan dalam mendistribusikan bantuan, perannya selalu dibutuhkan warga. kali ini mereka memberikan bantuan berupa asbes pada dua kelurahan yang terdampak angin puting beliung beberapa waktu lalu.

Laporan : Arnet Kelmanutu

Asbes dan kaso menjadi bekal PMI Depok Jumat (23/8) menuju tiga RW di Cipayung Jaya, yakni RW07, 08, dan RW10. disana sebanyak 57 KK terkena dampak angin putting beliung namun yang menjadi prioritas 25 KK dengan diperbantukan sekitar 70 asbes.

“Setelah relawan melakukan assessment, sepakat 25 KK karena itu lah yang terkena dampak besar, dan harus di bantu segera,” kata Wakil Ketua PMI Kota Depok, Eka Bachtiar.

Kehadiran PMI Kota disambut baik warga, bak angin segar asbes yang mereka bawa. Disambut langsung Lurah Cipayung Jaya Mustakim.

“Alhamdulilah kemarin putting beliung, relawan segera datang, dan bantuan juga dengan cepat di kirim. Soal kemanusian PMI tak perlu diragukan,” ungkap Mustakim saat menerima langsung bantuan asbes.

Usai dari Cipayung Jaya, pendistribusian bantuan dilanjut ke wilayah tetangga, yakni Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter). Lurah Boponter Suryana Yusup menyambut dengan seragam batik hitam dengan corak garis.

Di wilayah  RW12 Kelurahan Boponter ini, menjadi tempat terparah dari keganasan puting beliung. Sebab, sejumlah atap terangkat. Bahkan dengan kaso penyanggahnya. Dari 21 KK terdampak yang menjadi prioritas 11 KK per rumah. Namun disini ada lima KK yang alami rusak berat sehingga empat balok kaso harus didistribusikan beserta 25 asbes.

“Sisanya ada 6 KK dengan distribusi 25 asbes yang rumahnya rusak sedang,” jelas Eka di Kelurahan Boponter.

Suryana Yusup terlihat sumringah, merasa beban warganya menjadi ringan. Dirinya mengatakan bahwa masalah bencana memang PMI menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan bantuan.

“Sudah sering mereka bantu warga Boponter, dan itu harus kita apresiasi karena jelas meringakan beban warga,” tandas Suryana. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya