Polisi terabakar saat amankan unjuk rasa mahasiswa di Cianjur. FOTO : ISTIMEWA
Polisi terabakar saat amankan unjuk rasa mahasiswa di Cianjur. FOTO : ISTIMEWA

 

CIANJUR – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, Kombes Pol Ikhsantyo memastikan, pihaknya telah mengirim petugas. Untuk mendalami kasus terbakarnya seorang anggota kepolisian Polres Cianjur.

“Sudah ada tim yang berangkat ke sana,” ucap Ikhsantyo, Kamis (15/8).

Saat disinggung informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut. Ikhsantyo mengungkapkan, pihaknya belum dapat memberikan informasi terlebih dahulu. Pasalnya tim yang diberangkatkan dari Mapolda Jabar masih mencoba mendalami kejadian tersebut.

“Kita belum dapat memberikan informasi lebih, saat ini tengah didalami,” pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, empat anggota kepolisian di kabarkan di bakar oleh massa yang tengah melakukan aksi demo yang di informasikan di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8).

Dikabarkan, anggota yang mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya itu, langsung dibawa ke RSUD Cianjur, guna mendapatkan pertolongan medis, sedangkan belasan orang mahasiswa langsung diamankan petugas.

Sementara RSUD Cianjur mencatat dari keempat orang anggota kepolisian yang mengalami luka bakar, satu orang di antaranya mengalami luka cukup serius dan tiga orang luka sedang.

Hingga saat ini, keempat orang korban masih menjalani penanganan serius dari tim medis. Kemungkinan satu orang korban akan di rujuk ke RS Kramatjati Jakarta.

Direktur RSUD Cianjur, Ratu Tri Yulia, mengatakan dari keempat orang tersebut satu orang di antaranya mengalami luka bakar 80 persen akan dirujuk dan tiga orang orang lainnya mengalami luka bakar 40 persen.

“Satu orang akan dirujuk ke RS Polri Jakarta, sedangkan tiga orang lainnya menjalani perawatan di RSUD Cianjur. Kami akan memberikan pelayan terbaik untuk anggota kepolisian tersebut,” tuturnya. (rmol/rd)