BERIKAN : Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengikuti pelaksanaan pemberian vitamin A di Posyandu Kasih Ibu Dua RW2, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Selasa (6/8). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

BERIKAN : Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengikuti pelaksanaan pemberian vitamin A di Posyandu Kasih Ibu Dua RW2, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Selasa (6/8). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

Pemberian Vitamin A di Kecamatan Bojongsari tengah di galakkan, salah satunya Posyandu Kasih Ibu Dua RW2, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari. Pemberian Vitamin A disaksikan langsung Aparatur Kelurahan Bojongsari dan 18 balita Posyandu Kasih Ibu Dua akan disweeping.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Posyandu Kasih Ibu Dua berkelir biru kehijauan, tampak sejumlah Aparatur Kelurahan Bojongsari bersama kader PKK, kader Posyandu, dan Pokja Kelurahan Sehat Bojongsari, mengamati pelaksanaan penimbangan dan pemberian vitamin A. Sesekali Lurah dan kader PKK dengan didampingi Pokja Kelurahan Sehat Bojongsari memberikan vitamin A kepada balita.

Usai pemberian vitamin A, Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengatakan, Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A yang dilaksanakan ditiap Posyandu di Kelurahan Bojongsari. Pemberian vitamin A tersebut, merupakan program Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan Kota Depok.

“Vitamin A sangat penting diberikan kepada balita,” ujar mantan Lurah Duren Seribu tersebut.

Pria yang tinggal diwilayah Pengasinan tersebut mengungkapkan, sebanyak 98 sasaran balita mulai usia satu hingga lima tahun yang diberikan dan delapan sasaran untuk usia lima hingga enam tahun. Namun, hanya 88 balita yang mengikuti pemberian vitamin A. Untuk menuntaskan pemberian vitamin A dilingkungan RW2, Posyandu Kasih Ibu Dua akan melakukan sweeping kepada 18 balita lainnya.

Undang meminta, masyarakat yang memiliki balita, diharapkan dapat mengikuti pemberian vitamin A ke Posyandu yang telah tersedia di tiap RW. Pemberian vitamin A sangat penting didapatkan balita, untuk menjaga kekebalan tubuh balita sehingga balita dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

“Jangan sampai balita tidak diberikan vitamin A karena merupakan hak anak mendapatkan imunisasi maupun pemberian vitamin,” tutup Undang. (*)