OPTIMIS: Walikota Depok Mohammad Idris bersama Ketua Tim PKK Kota Depok Elly Farida berswafoto dengan tim penilai monitoring dan evaluasi (monev) 10 program Pokok PKK Provinsi Jawa Barat, di Balaikota, Senin (26/8). FOTO : SANI/RADAR DEPOK
OPTIMIS : Walikota Depok Mohammad Idris bersama Ketua Tim PKK Kota Depok Elly Farida berswafoto dengan tim penilai monitoring dan evaluasi (monev) 10 program Pokok PKK Provinsi Jawa Barat, di Balaikota, Senin (26/8). FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoranmas terpilih sebagai lokasi monitoring dan evaluasi (monev) 10 program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga  (PKK) oleh Tim PKK Provinsi Jawa Barat. Pemerintah Kota Depok optimis RJB dapat keluar sebagai juara 1 tingkat provinsi.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, optimisme dalam menggapai juara tentunya dibarengi dengan usaha yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok bersama tim PKK. Salah satu inovasi baru yang dihadirkan adalah sekolah pranikah dan sekolah ayah bunda.

“Sekolah pranikah sudah berjalan dua tahun. Selain itu sekolah ayah bunda yang rencananya dimulai bulan September,” kata Idris kepada Radar Depok, usai menerima Tim PKK Provinsi Jawa Barat di Balaikota, Senin (26/8).

Orang nomor satu di Kota Depok ini berharap, dengan berbagai persiapan dan inovasi bukan hanya dapat mengantarkan Depok sebagai juara dalam lomba itu. Tetapi mampu mendorong pelaksanaan program pokok PKK di setiap kelurahan, sehingga bisa bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Mudah-mudahan Kota Depok keluar sebagai juara dan mewakili Jawa Barat lomba di tingkat nasional,” jelas Idris.

Sementara itu, Wakil Ketua empat PKK Provinsi Jawa Barat Euis Soetrisno menerangkan, kegiatan monev penting dilakukan untuk melihat realisasi program kerja kader PKK di tahun 2019. Pihaknya sekaligus memastikan, apakah program yang sudah dibuat sesuai dengan kegiatan di lapangan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lanjut Euis. Kota Depok selalu memberikan rekomendasi lokasi berbeda. Hal ini menandakan adanya perluasan jangkauan pembinaan yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Ini akan berdampak positif pada kualitas pemerataan program di tingkat wilayah,” terang Euis.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, partisipasi peran serta keluarga dapat meningkat. Selain itu, juga bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) PKK yang semakin terampil dan berwawasan kekinian.

“Karena perkembangan aspek kehidupan masyarakat, berhubungan langsung dengan program PKK. Apalagi, Depok mengunggulkan ketahanan keluarga, kami apresiasi hal itu. Semoga Kota Depok bisa kembali mengukir prestasi di tingkat provinsi,” tangkas Euis. (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya