LEMAS : NR sedang menahan rasa sakitnya di rumahnya Jalan Haji Nurdin RT5/1 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok. FOTO : ARNET/RADARDEPOK
LEMAS : NR sedang menahan rasa sakitnya di rumahnya Jalan Haji Nurdin RT5/1 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Baru berusia tujuh tahun NR mesti merasakan penyakit yang misterius. Diusianya yang seharusnya dapat mengenyam pendidikan layaknya anak seusianya, NR malah berjuang mewalan penyakitnya. Sekujur tubuhnya yang kurus sangat identik dengan penyakit gizi buruk. Tapi, medis masih menutupi penyakit NR yang kini sudah di rawat intensi di RSUD Depok, Jumat (23/08).

Anak dari Turmini ini sudah menahan sakit menahun. Apalagi semenjak bapaknya meninggal sejak empat tahun lalu. Tidak memiliki perkerjaan tetap membuat Turmini, sulit membawa anak semata wayangnya NR sulit berobat.

Saat ditelusuri ke kediamannya, sebuah kontrakan petak di Jalan Haji Nurdin RT5/1 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok tampak kosong. Seorang tetangga Turmini, Susanti mengatakan, NR bukan kekurangan gizi seperti yang beredar kabar di masyarakat.

“Dari Kamis (22/8) ramai yang datang kesini, NR langsung di bawa ke RSUD sama ibunya. Dia baru tinggal disini sekitar dua bulan, sebelumnya di Bulak Barat Cipayung dan menetap lama disana,” ucap Susanti, yang kediamannya tepat di depan rumahya NR.

Sepengetahuan Susanti, Turmini tinggal bersamanya dan NR. Tanpa pekerjaan tetap membuat Turmini kesulitan mengobati anak semata wayangnya. Apalagi, empat tahun lalu suaminya meninggal.

Sementara, Kepala Puskesmas Cipayung, Mitha Kurniasih  mengatakan, anak tersebut sudah dirujuk ke RSUD Kota Depok setelah dilakukan pengecekan kemarin, Kamis (23/8). Namun ada satu penyakit yang bisa diberitahukan.

“Sesuai dengan etika kedokteran, ada penyakit yang di idapnya tidak boleh di kasih tau selain keluarga,” jelas Mitha kepada Radar Depok, Jumat (23/08).

Dilokasi berbeda, Lurah Cipayung Jaya, Mustakim menambahkan, setelah mengetahui informasi di wilayahnya terdapat anak kekurangan gizi. Dia segera menyambangi anak tersebut dan membawa ke puskesmas. Pengakuannya sama seperti yang dikatakan Kepala Puskemas Cipayung, bahwa dirinya juga tak boleh mengetahui penyakitnya.

NR, kata Mustakim, sebelumnya sakit paru-paru sudah sekitar 9 bulan terakhir, dan sepertinya semakin parah. “Tapi, kata Dokter Mitha ada satu penyakit yang sama sekali tidak boleh diketahui siapa pun sesuai dengan SOP dokter, saya juga nggak tau kenapa dan apa penyakitnya,” tandas Mustakim. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya