SIDAK : Sekda Kota Depok Hardiono saat foto bersama dengan para penghuni Sanggar Sosial Bina Remaja (SSBR) di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

SIDAK : Sekda Kota Depok Hardiono saat foto bersama dengan para penghuni Sanggar Sosial Bina Remaja (SSBR) di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Sekda Kota Depok, Hardiono mengapresiasi remaja yang tergabung dalam Sanggar Sosial Bina Remaja (SSBR). Sebab, dapat mengembangkan bakat di markas SSBR yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya.

Menurut Hardiono, langkah remaja SSBR jeli melihat lahan dan  cepat mengembangkan bakat yang terdapat dalam diri mereka. Sehingga, hal ini harus ditularkan kepada seluruh remaja di Depok.

“Saya sedang lewat, lihat ada lukisan terus suara musik, saya turun mampir. Jaga ini semua, beri tren positif kepada remaja Depok,” tutup Hardiono.

Penghuni sanggar yang diisi Karang Taruna Abadijaya tentunya senang bercampur kaget. Pembina SSBR Gian Tanjung mengucapkan terima kasih untuk waktu luang Sekda Kota Depok ke SSBR

“Kebetulan pas beliau datang kami sedang melakukan aktifitas rutin, ada yang melukis, nyanyi, tapi tiba-tiba ada pak Hardiono,” kata Gete -sapaan akrabnya-,

Lebih jauh pria berambut panjang ini menjelaskan, Hardiono senang keaktifan yang diciptakan para remaja di SSBR. Meski belum seutuhnya dibantu pemeritah kota. Namun, sudah banyak menghasilkan karya.

Berbagai karya nyata memang tercipta dalam sanggar ini, secara konsisten dan komitmen tinggi mereka mampu membuka kelas Seni Tari, Seni Lukis, dan Musik. Tak berhenti sampai di sana, anggota Katar Abadijaya yang menghuni sanggar mampu bersaing dalam lima besar lomba Karang Taruna tingkat Provinsi Jawa Barat.

Namun, Gian berharap kunjungan Sekda Depok tersebut dapat menjembatani asa mereka, yakni Jalan Merdeka dijadikan akses pasar seni yang nyaman dan menjadi pariwisata lokal yang edukatif.

“Kami sangat berharap itu, potensi sudah ada, kami yakin bisa bang. Yang katanya dulu jalanan sini rawan kriminal, sekarang kita jadiin rawan seni yang edukatif,” tutup Gian. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya