REZEKI MUSIMAN : Penyedia jasa servis dan cuci pendingin ruangan alias AC, Karyo Maryanto saat membongkar AC milik salah satu pelanggannya, terlihat dibantu rekannya. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Suhu musim kemarau yang panas membuat para pelaku usaha servis dan cuci pendingin ruangan atau AC kebanjiran order. Dalam satu hari, kini mereka bisa melayani enam hingga tujuh pelanggan.

Salah satu orang yang berprofesi sebagai servis AC di kawasan Jalan Danau Batur, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Karyo  Maryanto (42), hal itu merupakan keuntungan di balik saat musim panas yang berkepanjangan seperti ini.

“Kalau musim panas gini biasanya cuci sama servis bisa Rp140-160ribu. Kalau cuci saja bisa Rp120ribu,” ungkapnya saat coba dikonfirmasi Radar Depok, Selasa (27/8)

Ini memang menjadi momen yang dimanfaatkan bagi para pelaku usaha  pembersih pendingin ruangan. Sebab jika menjelang musim kemarau dengan sendirinya pelanggan berebut minta lebih diutamakan menerima pelayanannya.

“Kadang suka kalang kabut sendiri, mau kita lempar ke teman tapi pelanggan suka nggak mau. Intinya kalau sudah musim panas, pasti ramai dari biasanya,” bebernya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa pelanggannya bertambah dari momen-momen musim sebelumnya. Dikatakannya jadi setiap ada pelanggannya yang menggunakan jasanya, tak sedikit juga pra tetangga sekitar juga turut ikut.

“Nah yang seperti itu, tersebar karena mendapatkan cerita dari tetangganya, dan akhirnya menggunakan jasa saja, dan sampai sekarang menjadi langganan sama saya. Apalagi buat kelurga yang punya anak bayi atau anak-anak,” tuturnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya