AKRAB : Anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono (kiri) bertemu Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, di salah satu hotel di Bandung, Senin (26/8). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

AKRAB : Anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono (kiri) bertemu Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, di salah satu hotel di Bandung, Senin (26/8). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo bertemu dengan Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono, di salah satu hotel, kawasan Bandung, Senin, (26/8).

“Saya menghadiri agenda PDI Perjuangan. Ada Rakor di Bandung. Kebetulan ketemu dengan IBH (sapaan Imam Budi Hartono). Ngopi bareng saja. Kan sama-sama orang Depok,” kata Hendrik kepada Radar Depok, Selasa (27/8).

Dari pertemuan tersebut, Hendrik menilai sosok Imam Budi Hartono, merupakan sosok kader PKS yang smart dan humble.

“Ini jujur dan tulus ya. IBH orangnya humble dan terbuka bicaranya. Smart juga beliau itu. Saya kenal IBH sudah lama, walaupun jarang ngobrol,” papar HTA, sapaannya.

Karena itu, HTA yang kembali terpilih sebagai Anggota DPRD Kota Depok periode 2019-2024 ini menilai, PKS beruntung memiliki kader seperti IBH, yang punya pengalaman organisasi, baik di partai, Karang Taruna (Katar), dan juga di legislatif.

“Di organisasi, beliau memiliki posisi penting. Kenyang asam garam di politik. IBH kader murni PKS yang sukses,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok tersebut.

Ihwal persiapan Pilkada Depok 2020, HTA menegaskan, pihaknya masih terus melakukan konsolidasi dan menunggu arahan dari DPP (pengurus pusat).

“Tugas kami di DPC (pengurus kota), melakukan konsolidasi di internal. Maupun penjajakan dan menjalin komunikasi dengan teman-teman partai lain,” jelasnya.

Ditanya terpisah, IBH mengungkapkan, HTA adalah pribadi yang memiliki prinsip, kuat jiwa kepemimpinannya, dan komunikatif.

“Pimpinan DPRD Kota Depok yang saya dengar sangar. Tapi kalau ketemu langsung, asik juga ngobrol dengan dia. Cakap dalam komunikasi. Makanya tepat bila PDI Perjuangan mengamanahkan Ketua DPRD Kota Depok dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok ke beliau,” kata IBH.

Ia melanjutkan, hubungan antar legislatif di tingkat 1 (provinsi) dan tingkat II (kabupaten/kota) sudah seharusnya dilakukan di luar kegiatan formal dan kepartaian. Sehingga, dapat lebih terjalin komunikasi yang efektif.

Demikian juga dengan sinergitas eksekutif dan legislatif. Sebab, sambung IBH, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan di daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Sebab itu, keduanya harus sinergi.

“Selain itu, hubungan yang sinergis diantara keduanya, hubungan pusat dan daerah, serta hubungan antar daerah yang konstruktif,” sambung IBH.

Ia menambahkan, pertemuan dengan HTA memang di Bandung, ketika PDI Perjuangan Jawa Barat sedang melakukan pembekalan. Dirinya pun sedang berada di ibu kota Jawa Barat tersebut.

“Alhamdulillah bisa ngobrol dikit tentang Depok. Insya Allah, pertemuan ini akan berlanjut. Mungkin kami berdua akan bertemu dan mengajak Bang Pradi Supriatna (Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok). Pasti lebih seru pembahasannya,” tandasnya sambil tertawa. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya