ANTRE : Warga saat antre pelayanan di Kantor Kecamatan Cilodong. Sementara, terlihat kerusakan plafon di kantor kecamatan yang terdapat di Jalan M Natsir, Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
ANTRE : Warga saat antre pelayanan di Kantor Kecamatan Cilodong. Sementara, terlihat kerusakan plafon di kantor kecamatan yang terdapat di Jalan M Natsir, Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Lantaran plafon rusak yang tidak kunjung diperbaiki, membuat pelayanan administrasi dan kegiatan di Kecamatan Cilodong kurang maksimal. Hal tersebut disampaikan  Camat Cilodong, Supomo kepada Radar Depok.

“Saya akui berdampak. Tak Cuma pelayanan, kegiatan kecamatan tidak bisa berjalan. Pinjam sama kelurahan atau pakai tenda. Hampir satu tahun plafon itu rusak dan belum juga diperbaiki,” tutur Supomo.

Namun, pria yang pernah menjabat di Dinas PUPR ini mengungkapkan, awal September nanti Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sudah keluar. “InsyaAllah kalau nggak ada kendala, perintah pengerjaan akan keluar pada bulan September,” tambahnya.

Perbaikan kantor kecamatan sempat mengalami kendala yang mana gagal lelang dan diketahui kelengkapan berkas perusahaan kurang memenuhi syarat.

Sebelumnya, banyak warga yang khawatir akan kondisi bangunan kecamatan. Pasalnya, beberapa titik atap, plafon nya rusak, seperti ruang pelayanan, pintu masuk kecamatan, dan yang paling terparah di Aula Kecamatan Cilodong. Sehingga membuat agenda kecamatan harus dialihkan dalam waktu yang cukup lama.

Seperti yang diutarakan, warga setempat, Muni, salah satu montir bengkel yang tak jauh dari kantor kecamatan tidak menyangka kalau proses perbaikan bisa selama itu. Padahal, pelayanan menjadi prioritas di kantor pemerintahan tersebut.

Ia tahu betul kejadian rubuhnya plafon kantor kecamatan, sebb saat itu ia sedang berada di masjid yang bersebelahan dengan kecamatan.

“Diakhir tahun lalu kejadiannya, hujan sama angin  kenceng banget. Nggak tau ada korban apa nggak. saat itu banyak juga yang rubuh di wilayah sini. Pohon sama tiang listrik,” jelasnya.

Muni yang berdomisili di RT02/01 Kelurahan/Kecamatan Cilodong mengharapkan pemerintah sigao dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warganya, karena tiap harin puluhan bahkan ratusan warga yang berkegiatan disana.

“Ini juga mengancam keamanan ASN dan staf, juga mengancam keselamatan Pak Camat,” tukas Muni saat disambangi di bengkelnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya