SIMBOLIS : Anis Mulyanis secara simbolis menyerahkan berkas SDN Serua 1 kepada Suryadi yang kini menjadi Plt Kepala SDN Serua 1, dengan disaksikan K3S, PGRI, dan Pengawas Kecamatan Bojongsari. FOTO : SANI/RADAR DEPOK
SIMBOLIS : Anis Mulyanis secara simbolis menyerahkan berkas SDN Serua 1 kepada Suryadi yang kini menjadi Plt Kepala SDN Serua 1, dengan disaksikan K3S, PGRI, dan Pengawas Kecamatan Bojongsari. FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pensiunnya Anis Mulyanis yang merupakan Kepala SDN Serua 1, membuat posisinya kini ditempati sementara atau secara Plt oleh Kepala SDN Serua 2, yakni Suryadi. Kemarin di SDN Serua 2, dilaksanakan proses penyerahan berkas dari Anis ke Suryadi disaksikan kepala SD se-Kecamatan Bojongsari.

Kepala SDN Serua 2, Suryadi menuturkan, dirinya akan mencoba menyatukan kedua manajemen, baik dari SDN Serua 1 dan 2. Tidak hanya itu saja, juga akan menyatukan guru-gurunya, sehingga bisa ‘satu atap’ mereka bekerjanya.

“Semoga semuanya bisa mendukung agar pendidikan di SDN Serua 1 dan 2 bisa berjalan dengan baik, dan sesuai dengan tujuan pendidikannya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Sementara itu, Anis Mulyanis menuturkan, dirinya menginginkan kepada penggantinya untuk bisa menjadikan kembali SDN Serua 1 sebagai SD Induk Pengembangan Olahraga (Ipor) di kawasan Kecamatan Bojongsari.

“Semoga semuanya bisa menjadi lebih baik lagi, dan tetap menjadikan SDN Serua 1 menjadi sekolah favorit di Kecamatan Bojongsari,” terangnya.

Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Bojongsari, Rahwana mengatakan, sebenarnya kedua SDN tersebut, yakni SDN Serua 1 dan 2 akan dimerger, dan sedang menunggu SK-nya turun dari Dinas Pendidikan Kota Depok. Jadi, waktunya bertepatan dengan pensiunnya Anis jadi ASN.

“Jadi, nanti jika SK merger sudah turun, maka Suryadi akan menjadi Kepala SDN Serua 1, tidak ada lagi SDN Serua 2, karena sudah di merger,” ucapnya.

Sementara ini, Rahwana menuturkan, sekarang ini sudah ada yang dimerger SDN di Bojongsari, yakni SDN Bojongsari 1 dan 2 yang dimerger di awal tahun ajaran 2019/2020. (san)