DIAMANKAN: Kapolresta Depok, AKPB Aziz Ardiansyah (tengah) merilis kasus pembobolan minimarket, kemarin (26/8). FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
DIAMANKAN : Kapolresta Depok, AKPB Aziz Ardiansyah (tengah) merilis kasus pembobolan minimarket, kemarin (26/8). FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Polresta Depok mengungkap pembobolan minimarket di Kota Depok, dengan mengamankan satu pelaku bernama Iwan (38) warga Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kapolresta Depok, AKPB Azis Ardiansyah mengatakan, penangkapan Iwan berawal dari laporan pihak minimarket yang dibobol maling di dua tempat di Depok.

“Setelah kami petakan ada dua tempat kejadian perkara yang modusnya sama, tanda-tandanya sama. Di situ kami lakukan penyelidikan kita menemukan titik terang perkiraan pelaku dan kami kejar pelaku yang telah diketahui identitasnya, dan ditangkap pelaku atas nama Iwan,” kata Aziz saat merilis di Polresta Depok Jalan Margonda, Senin (26/8).

Dua minimarket yang dibobol Iwan, Azis menyebutkan di wilayah Kelurahan Gandul dan Kelurahan Meruyung. Masing-masing kerugian minimarket yang dibobol pelaku Rp30 juta dan Rp50 juta.

“Dari dua TKP ini punya ciri yang sama. Modusnya menggunakan mobil, pelaku mengaku sendiri. Kemudian mengelas atap toko, masuk dan menuju ruang brangkas penyimpanan uang dan dibuka hingga diambil uangnya,” jelas Azis.

Lanjut Azis, pelaku melakukan aksinya pada malam hari dengan cara membongkar brankas. “Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP ancaman tujuh tahun penjara,” tandasnya.

Di lokasi yang sama, pelaku Iwan mengaku, melakukan pembobolan di minimarket di Depok karena terlilit utang sebesar Rp67 juta, untuk mengembangkan modal usaha ayam. Namun tidak bisa membayar lantaran dirinya berjanji selama dua bulan hutang tersebut dilunasi.

“Sebelumnya saya minjem uang, jadi saya janji dua bulan belum bisa dilunasi, saya bingung cari kemana hingga akhirnya mencuri,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya