INTROGRASI : Kapolresta Depok,  AKBP Azis Andriansyah merilis tersangka kasus narkoba di Mapolresta Depok, Jumat (23/8). FOTO : POLRESTA FOR RADAR DEPOK
INTROGRASI : Kapolresta Depok,  AKBP Azis Andriansyah merilis tersangka kasus narkoba di Mapolresta Depok, Jumat (23/8). FOTO : POLRESTA FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Belum genap sebulan Polresta Depok sudah mendulang 33 tersangka pengedar dan pemakai narkoba, kemarin. Barang bukti yang dihasilkan dari 29 kasus ini, berupa 20,68 gram sabu dan 680,56 gram ganja.

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah mengatakan, kebanyakan tersangka narkoba yang ditangkap merupakan pengedar. Dari tangan 33 tersangka ditemukan barang bukti ratusan gram ganja dan puluhan gram sabu. Banyaknya pengedar dan pengguna jadi tersangka ini dalam waktu tiga pekan di bulan ini.

“Satresnarkoba berhasil mengungkap 29 kasus peredaran narkoba dengan 33 tersangka. Barang bukti yang diamankan 20,68 gram sabu dan 680,56 gram ganja,” kata AKBP Azis kepada Radar Depok saat ungkap kasus di Mapolresta Depok, Jumat (23/8).

Dia menerangkan, para tersangka mayoritas berlatar belakang pengangguran dengan rentang usia 24-35 tahun. Namun, ada juga sebagaian yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring.

“Total barang bukti dari dua jenis narkoba ini 20,98 gram dengan nilai materil Rp30 juta dan  680,59 Gram ganja senilai Rp2 juta,” tegas Azis.

Di lokasi yang sama, Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Indra S. Tarigan menuturkan, pengungkapan kasus narkoba ini berkat kerjasama dengan jajaran Polsek di wilayah kerja Polresta Depok. Dimana lokasi penangkapan terbanyak di Kecamatan Sawangan.

“Lalu baru disusul Pancoranmas, Beji, Bojonggede, Cimanggis, Sukmajaya, dan Jagakarsa Jakarta Selatan. Tersangka yang kita tangkap rata-rata pengguna, ada juga pengedar dan kedapatan menyimpan pada dirinya sendiri,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, Indra menambahkan, bahwa para tersangka rela menjual narkoba untuk memenuhi kebutuhan hidup. Usai memakainya, jika ada sisa langsungf dijual ke orang lain dengan harga per paket ukuran 1 gram sabu dijual Rp1,2 juta dan untuk ganja per paket sedang Rp100 ribu.

“Barang seperti sabu atau ganja didapatkan dari lingkaran daerah Depok juga, oleh orang yang dikenal. Dalam mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 112–114 KUHP UU No.35 Tahun 2009 tentang peredaran narkoba dengan ancaman pidana diatas 7 tahun penjara,” pungkas Indra. (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya