PEDULI ANAK : Tim Dosen Fakultas Universitas Indonesia (UI) saat foto bersama denga para guru SD PSKD Kwitang VIII ketika pembekalan blindzone kepada siswa-siswi kelas 5-6 SD. Senin (26/8).  FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

PEDULI ANAK : Tim Dosen Fakultas Universitas Indonesia (UI) saat foto bersama denga para guru SD PSKD Kwitang VIII ketika pembekalan blindzone kepada siswa-siswi kelas 5-6 SD. Senin (26/8).  FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) Depok, kembali mengadakan pelatihan keselamatan lalu lintas bagi anak SD. Langkah tersebut sebagai bagian dari program Pengabdian Masyarakat Program Aksi UI Ramah Anak. Kegiatan ini di ikuti siswa SD kelas 5 dan 6 SD PSKD Kwitang VIII, di Jalan Pitara Raya.

Ketua Tim Pengabdi, Martha Leni Siregar menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar anak usia sekolah mengenal dan memahami pentingnya berlalu lintas dengan selamat. Mengingat tingginya kecelakaan yang melibatkan anak-anak di Depok.

Materi yang disampaikan meliputi cara menyeberang yang aman, kelengkapan bersepeda, pengenalan rambu dan bahaya yang perlu diwaspadai di jalan. Dan blindzone atau zona buta yang merupakan zona sekitar mobil yang tidak terlihat oleh pengemudi.

“Ini salah satu program pengabdian masyarakat. Di anak se usia ini tentu sudah paham akan berlalu lintas makanya kami sasar mereka. Terlebih mereka sedang dalam masa pembentukan diri yang masiri menuju jenjang SMP,” jelas Leni kepada Harian Radar Depok usai acara, kemarin.

Dari pantauan Radar Depok siswa aktif menjawab pertanyaan, memperagakan, mengisi TTS dan membaca komik tentang selamat di jalan. Siswa juga mendapatkan kartu bergambar berlalu lintas dengan selamat.

Tim dari UI dibantu oleh beberapa mahasiswa tingkat akhir yang mendalammi transportasi. Kegiatan berlangsung aktif dan murid terlihatantusias menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah, Reini Sinambela  mengatakan, pengetahuan berlalulintas yang aman sangat diperlukan murid-murid untuk menghindari kecelakaan. Dia berterimakasih kepada Tim Pengabdi dari UI, yang kembali melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SD PSKD Kwitang VIII. Diharapkan dengan pelatihan ini para murid dapat berlalu lintas dengan selamat.

”Salah satu yang menarik adalah zona buta karena selama ini bahkan orang dewasa pun tidak menyadari bahaya berada di zona titik buta,” tandasnya.(rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya